Beranda Sumsel Baturaja Diduga Bandar Narkoba, Ibnu Hajar di Bekuk Polisi

Diduga Bandar Narkoba, Ibnu Hajar di Bekuk Polisi

128
0

SumselNews.com BATURAJA – Ibnu Hajar alias Toyib (42) yang merupakan target operasi (TO) aparat Kepolisian Polres Ogan Komering Ulu (OKU) kini meringkuk di jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Toyib warga Dusun Mekar Kati Desa Batumarta II Kecamatan Lubuk Raja residivis Narkoba tersebut di bekuk Tim Satresnarkoba Polres OKU pada 23 Juli 2018 lalu di kediamannya.

“Tersangka merupakan Target Operasi yang sudah lama diincar oleh Polres OKU” ujar Kapolres OKU AKBP Dra  NK. Widayana Sulandari saat konfrensi pers di Mapolres OKU Rabu (1/8).

Dalam Konfrensi persnya, Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Waka Polres OKU Kompol Nurhadiansyah, Kabag Ops Polres OKU Kompol Yuskar Iskandar dan Kasat Narkoba Polres OKU AKP Widhi A.Dharma SIK penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat yang sudah merasa resah dengan korban yang diduga sebagai pengedar narkoba. “Tersangka ini juga merupakan target operasi (TO) kita sudah sejak lama”ujar Kapolres.

Selain itu, dari tangan tersangka Sat Res Narkoba juga mengamankan sepucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) jenis revolver beserta 12 butir amunisi aktif serta satu unit timbangan digital. “Saat kita temukan 5 amunisi sudah terpasang disilinder” tuturnya.

Menurut Kapolres, barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku adalah 21 paket kecil sabu-sabu seberat 6 gram yang tersimpan lipatan selimut milik tersangka.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 114 dan 112 dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 12  tahun penjara.

Mantan Kapolres OKU Selatan ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan dan mengingatkan anggota keluarga dalam hal bahaya narkoba,

“Apabila melihat atau mengetahui peredaran narkoba dilingkungan masyarakat diharap melaporkan ke Polres OKU,”pungkasnya.

Sementara itu, Ibnu Alias Bang Toyib, saat di introgasi Kapolres mengatakan bahwa sebelumnya ia juga pernah ditangkap atas kasus yang sama dan pernah di penjara selama 4 tahun, masalah ekonomi mejadi alasan utama pria 2 anak ini nekat menjajakan barang haram. “dak tau buk, kebutuhan ekonomi” tukasnya. (Ita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here