Beranda Palembang Ini Kandidat yang Bakal Bertarung dalam Perebutan Kursi Ketua PW NU Sumsel

Ini Kandidat yang Bakal Bertarung dalam Perebutan Kursi Ketua PW NU Sumsel

73
0
Pantia Konferwil NU menjelaskan rangkaian kegiatan

GoSumsel – Jelang pemilihan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Sumatera Selatan, dalam agenda Konferensi Wilayah Nahdathul Ulama (Konferwil NU) ke 22 di Kabupaten OKI tanggal 18 sampai 19 Januari mendatang, sembilan nama dipastikan bakal meramaikan bursa pemilihan.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Panitia Konferwil NU ke 22, Alfiantoni kepada awak media, di sekretariat PW NU Sumsel, Kamis (16/1).

Dikatakan Alfianto bahwa, beberapa rangkaian kegiatan akan dilakukan dalam konferwil NU, salah satunya pemilihan Ketua PW NU periode 2020-2025.

“Ada sembilan orang yang akan maju sebagai calon Ketua PW NU,  diantaranya Dr. KH. Ahmad Mansyur,
KH. Syamsudin, Hernoe Roesprijajdi, KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir),Dr. KH. Rosidin Hasan, KH. Muarif Kyai Heri Candra, Gus Syarif Mudarris, dan Kyai Dr. Badarudin,”terang Alfiantoni.

Dalam Koferwil tersebut, beberapa tamu undangan bakal hadir, dan diantara yang telah konfirmasi kehadiran, seperti Ketum NU, Staf Kepresidenan, dan Menteri Desa dan Daerah Tertinggal di pastikan hadir.

“Di Konferwil juga akan, dilakukan beberapa pembahasan program  kerja, bagaimana NU dapat berperan dalam memberikan pelayanan buat umat di Sumsel,”tandasnya.

Terkait bursa pencalonan Ketua PW NU Sumsel, kandidat Hernoe Roesprijajdi menerangkan dirinya saat ini siap mensukseskan, dan siap dicalonkan, apabila para ulama, para kyai sepuh nenghensaki dan cabang – cabang mendukung.

“Saya sebagai kader siap pada posisi apa saja,”tegas Hernoe.

Hernoe juga menjelaskan sekilas napas tilas dirinya aktif di NU Sumsel dimulai tahun 2015, setelah Konfereil PWNU Sumsel ke 20 di Muara Enim sebagai Wakil Ketua. Lalu sebagai Srkretaris pada tahun 2017.

“Jika dipercayakan memimpin PW NU Sumsel, saya akan lakukan konsolidasi internal organisasi. Kemudian menjalin komunikasi dan jerjasama yg baik dengan pesantren. Pada dasarnya pilar utama NU terletak di pesantren – pesantren,”jelasnya.

“Saya akan fokus pada masalah program yang akan menjadi prioritas adalah pemberdayaan ekonomi. Hal ini penting, salah satu kelemaslahatan warga nahdliyyin pada umumnta lemah pada sisi ekonomi,”lanjutnya.

Selain itu, Kandidat KH Amiruddin Nahrawi kepada awak media, menerangkan sosok calon Ketua PW NU harus memiliki tiga kriteria, karena dirinya pernah menjabat ketua PW NU.

“Kata Gusdur, Ketua itu harus punya pertama uang, kedua keberanian, dan ketiga harus bisa bergening posisi yang bagus,”jelasnya.

“Yang jelas Ketua harus menghidupi organisasi, bukan mencari hidup di organiasasi,”tegasnya.(gS2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here