IPM Kota Palembang Naik Menjadi 77.22

Palembang – Gerakan solat subuh berjamaah dan program gotong royong, yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terbukti mampu tuntaskan berbagai permasalahan di masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kota Palembang, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2017 meningkat menjadi 77.22.

Kepala Bappeda dan Litbang Palembang, H Harrey Hadi mengatakan, sedikitnya ada tiga aspek yang menyebabkan IPM Kota Palembang naik. Yakni, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Peningkatan IPM 2017 menjadi 77.22, menunjukkan babwa strategi dan implementasi program dari visi Palembang Emas 2018 berhasil,” katanya, Rabu (29/8).

Menurut mantan Kepala Dinas Pertanian Palembang ini, akselerasi pertumbuhan ekonomi Kota Palembang melesat akibat konsistensi implementasi dari Visi Palembang Emas 2013-2018.

“Knowledge Sharing, pembangunan daerah yang disampaikan lada pertemuan Bappenas RI bersama Walikota dan Bupati penerima Penghargaan Pembangunan Daerah nasional 2017, melalui program subuh berjamaah dan gotong hoyong diyakini telah mampu tuntaskan permasalahan dinamika kebutuhan masyarakat dalam pembangunan yg sedang berjalan,” ujarnya.

Artinya, sambung Harrey, program yang dicanangkan dan dijalankan Pemkot Palembang selama ini nyata, atas torehan prestasi yang didapat oleh Pemkot Palembang.

“Program Palembang Emas sudah diakui dan dianggap berhasil. Tentu ini akan lebih ditibgkatkan lagi kedepannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *