Jalan Desa ini Abrasi, Ini yang di Lakukan Dinas PUPR

SumselNews.com BATURAJA – Salah satu gorong – gorong di jalan penghubung menuju Desa Bandar Agung Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami abrasi pada Sabtu (25/8).

Menurut warga setempat, hal tersebut di sebabkan oleh hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Jumat malan.

“Semalam hujan deras, mungkin karena debit air tinggi sehingga aliran nya mengikis bagian badan jalan,”ujar Hardi warga Bandar Agung pada Sabtu siang (25/8).

Badan jalan yang menyempit tersebut kata Hardi, saat ini sudah tidak bisa di lalui kendaran roda empat untuk menuju Desa Gunung Meraksa.

“Kalau mau ke luar, harus memutar melalui desa Tanjung Manggus dan keluar memalui Desa Karta Mulya,”terangnya.

Disamping itu kata Hardi, warga bergotong royong membuat jembatan darurat untuk sepeda motor,”Sementara ini warga bergotong – royong membuat jembatan darurat untuk sepeda motor,”katanya.

Warga setempat berharap kepada pihak terkait agar bagian jalan penghubung yang mengalami segera di perbaiki,”Kaki minta kepada pemerintah agar jalan ini segera di perbaiki, sebagai jalur penghung antara desa Bandar Agung dan Desa Gunung Meraksa,”timpal salah satu warga.

Disisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) H Helman melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan H Muzaim Aliansa saat di hubungi mengaku sudah memgatahui adanya bagian jalan yang abrasi di wilayah tersebut.

“Saat ini saya masih di luar kota, tapi sudah tau dari pemerintah setempat, bahwa ada bagian jalan di antara Desa Gunung Meraksa dan Bandar Agung,”kata H Muzaim.

Selanjutnya kata Muzaim, pihaknya akan mengajukan untuk  perbaikan tersebut agar masuk  di Anggaran Pendapatan dan Brlanja Daerah – Perubahan (APBD-P).

“Kita usahan anggaran perbaikan masuk dalam APBD-P, namun untuk sementara waktu warga sekitar bisa melalui jalan Tanjung Manggus ke Karta Mulya, sedangkan untuk kendaraan roda dua sudah di buatkan warga jembatan darurat,”terangnya.

Dijelaskan Muzaim, lokasi abrasi tersebut tak jauh dari lokasi pembuatan box culvert yang saat masih dalam tahap penggalian dan pemasangan besi tulang.

“Yang abrasi itu kebetulan di sebelah yang sedang di bangun box culvert, melihat dari kondisinya hampir sebagian badan jalan tergerus arus air, dan saat ini sama sekali tidak dapat di lalui kendaraan roda empat,”jelas Muzaim.

Atas kejadian tersebut pihaknya menghimbau keoada  masyarakat setempat untuk bersabar,”Kami berharap warga dapat bersabar, dan akan kita usahakan solusi secepatnya,”tukas Muzaim.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD OKU Iwan Munandar belum dapat memastikan apakah anggaran perbaikan jalan tersebut bisa di komodir atau tidak.

“Masih melihat kondisi anggaran, kalau memang anggaran yang tersedia mencukupi itu bisa di akomodir di APBD-P, dan insha Allah akan di prioritaskan, karena sifatnya darurat,”pungkasnya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *