Lantaran Kesal Pelaku Menghabisi Nyawa Korban

SUMSELNEWS-Pelaku , Edi Bengkang (49 tahun), yang diketahui terlibat kasus penganiayaan dengan pemberatan yang menyebabkan Korban Muhammad Juanda (30 tahun) meninggal dunia pada Senin, 30 Juni 2018, malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah selama dua jam lamanya menjalani intensif di ruang IGD RS AK Gani Palembang, Senin (30/7) malam. dari kejadian tersebut korban mengalami luka tusukan yang cukup parah di bagian dadanya.

Dihadapan petugas, Edi mengakui perbuatannya, kami dipicu dendam lama lantaran dia (korban_red) menuduh saya tidak membayar setoran becak padahal itu tak benar, tiap kali ketemu dia selalu menuduh saya seperti itu,”saya kesal ketimbang didahului lebih baik saya mendahului saya habisi dia,”katanya.

Lanjut Edi, awal mula tragedi berdarah ini saat dirinya mendatangi korban yang tengah duduk-duduk santai usai menenggak minuman keras jenis tuak di dalam becaknya sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Depaten Baru persis di depan kantor BRI unit Pasar Sekanak.

“Awalnya saya sempat bertanya baik-baik dan meminta maaf kepada dia (korban) namun ditolak katanya tidak usah maaf-maafan, saya tersinggung langsung keluarkan pisau dan menikam sebanyak tiga kali ke bagian dadanya,”ungkapnya, Rabu (01/08).

“Ya tersangka ini, terekam kamera warga usai menikam korban yang selanjutnya dibawa ke RS AK Gani, disana petugas sempat bertanya siapa pelakunya dijawab korban nama tersangka,”kata Kapolsek IB II, Kompol Dwi Utomo didampingi Kasubag Humas AKP Andi Haryadi dan Kanit Reskrim Iptu Harmansa.

Tak butuh waktu lama, kurang dari tiga jam setelah kejadian tersangka berhasil diringkus oleh petugas unit Reskrim Polsek IB II di rumah salah seorang kerabatnya di kawasan Gandus sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (30/7) malam.

“Pelaku akan kita dijerat pasal 351 ayat 3 dengan ancam pidana penjara selama tujuh tahun,” tutupnya. (ajib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *