Kecelakaan Sering Terjadi, Harnojoyo Segera Revisi Perwali 59

GoSumsel – Dalam menekan tingginya angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Kota Palembang, yang mengakibatkan banyaknya korban nyawa membuat Walikota Palembang Harnojoyo merasa perlu untuk segera merevisi Peraturan Walikota (Perwali) No 59 tahun 2011 tentang pengaturan jam lalu lintas kendaraan barang.

Hal ini disampaikan Suami Hj Selviana ini, saat Rapat Kordinasi Forum lalu lintas Kota Palembang di Rumah Dinas, Jumat (28/9). Yang dihadiri Kadishub, Kasat Lantas, dan asosiasi pengusaha angkutan barang.

“Sudah banyak laporan tentang tingginya kecelakaan di Kota Palembang, yang disebabkan mobil tronton,”terang mantan Ketua DPRD Kota Palembang.

Salah satu solusi untuk menekan angka lantas ini, Bapak tiga orang anak ini dalan waktu dekat akan melakukan revisi Perwali sebagai salah satu solusi.

“Dalam Perwali sudah diatur tentang jam melintas angkutan barang, dari jam 9 pagi sampai 3 sore, tapi masih juga terjadi kecelakaan diluar jam yang diatur oleh perwali, revisi menjadi penting karena sudah lama perwali ini dari tahun 2011,” tututurnya.

Kedepan harno berharap, setelah revisi ini dilakukan dan Perwali diterapkan agar nantinya para pengusaha angkutan barang dapat mematuhinya, karena menurut harno ini semua untuk kenyamanan masyarakat kota Palembang.

“Kita akan bentuk tim untuk membahas revisi perwali ini, tapi akan kita fokuskan tentang pengaturan jam lewat kendaraan barang, ini semua untk keselamatan,” harapnya.

Disingung mengenai sanksi bagi pengusaha dan kendaraan yang melanggar harno tegas mengatakan akan memberikan sanksi kepada yang melakukan pelanggaran ketika Perwali sudah diberlakukan.

“Jelas kita akan memberikan sangsi bagi yang melanggar, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”tegasnya.

Sementara, Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman mengungkapkan dalam menekan angka kecelakaan, kemungkinan akan diadakan pengalihan arus lalulintas.

“Untuk waktu melintas, kemungkinan tidak ada perubahan. Mungkin akan dilakukan perubahan arus lalu lintas untuk kendaraan truk dan tronton,”singkatnya.(gS2)

Oplus_131072

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *