Sekda Ajak Masyarakat Jangan Percaya Isu Hoax

Seminar sinergitas dalam mengatasi ancaman non militer

GoSumsel – Dalam mengantisipasi ancaman non-militer yang dapat mengganggu stabilitas serta konsistensi negara khususnya Kota Palembang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mustofa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk, tidak mudah mempercayi isu – isu yang tidak jelas sumbernya.

Hal ini disampaikannya, saat membuka Seminar Sinergitas Penanganan Ancaman Nonmiliter di Sumatera Selatan, di Gedung Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Kamis (10/10).

Menurut Harobin, dalam konteks menjaga konsistensi suatu negara dan bangsa, maka aspek pertahanan adalah suatu yang fundamental.

Ia juga mengungkapkan bahwa, Kota Palembang juga menghadapi berbagai ancaman non militer yang dapat mengancam kedaulatan negara.

“Ancaman non militer yang faktual di Palembang dapat kita lihat dan kita rasakan adalah ancaman terorisme, radikalisme, peredaran narkoba, kebakaran lahan dan hutan, serta peredaran berita hoaks,”ujarnya.

Melalui seminar ini Sekda berharap, seluruh pihak dapat memahami ancaman nonmiliter yang dapat dihadapi bersama. Dengan sinergitas seluruh stakeholder dirinya yakin seluruh ancaman dapat diatasi.

“Kita ketahui Kota Palembang adalah daerah zero konflik, tidak ada gesekan antara suku, agama, dan ras. Oleh karena itu bila kita konsisten maka zero konflik tersebut dapat kita pertahankan,” ujarnya.

Menjelang kontestasi politik 2019, Harobin mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial dan masyarakat. Maraknya hoaks yang beredar harus diantisipasi bersama seluruh stakeholder.

Sementara, Perwakilan Kementerian Pertahanan Provinsi Sumsel Kolonel (Inf) Jefri Buang mengatakan, pertahanan negara disusun atas prinsip demokrasi, HAM, hukum internasional, prinsip hidup berdampingan, serta dasar prinsip Indonesia sebagai negara maritim. Perkembangan globalisasi menghadirkan dinamika yang semakin kompleks.

“Keterlibatan pemerintah daerah dalam pertahanan di tingkat lokal adalah untuk mengantisipasi ancaman non militer yang bila tidak ditangani dapat berdampak nasional,”tandasnya.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *