Tingkatkan PAD, 26 Titik Reklame Ditertibkan

Penertiban reklame di Kota Palembang

GoSumsel – Bertempat di halaman, Kantor DPRD Sumsel, Kamis (6/12). Walikota Palembang memimpin apel deklarasi program optimalisasi penerimaan daerah melalui penertiban reklame di wilayah Kota Palembang bersama, Pimpinan KPK dan turut hadir Gubernur Sumatera Selatan.

Pemerintah Kota Palembang, sangat serius dalam melakukan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan mengoptimalkan pajak reklame, hotel dan restoran. Hal ini diutarakan Walikota Palembang seusai melakukan penertiban reklame di kawasan jalan Kampus POM IX.

“Tahun ini Pemkot telah menargetkan pajak reklame Rp 19 miliar dan di tahun depan kita tingkatkan menjadi Rp 30 miliar,”ujar Harnojoyo.

Untuk itulah diterangkan Mantan Ketua DPRD ini, Pemkot melakukan penertiban kepada reklame yang tidak memenuhi persyaratan.

“Penertiban pagi ini terbagi menjadi 4 wilayah dengan 26 titik lokasi utama yang telah terpasang reklame dan reklame yang tidak memenuhi persyaratan,”jelas politisi Demokrat ini.

Selain pengoptimalan pajak reklame dituturkanya, Pemkot juga melakukan pengoptimalan dari segi pajak hotel dan restoran, dengan melakukan pemasangan tapping box di restoran.

“Seperti di salah satu restoran sebelum di pasang tapping box, hanya Rp 40 juta setelah di pasang menjadi Rp 95 juta,”jelasnya.

Di tahun 2019 ditegaskan Harnojoyo, Pemkot menargetkan kenaikan PAD sebesar Rp 500 miliar, dan dirinya optimisi ini bisa terealisasi.

“Jika ada 1000 hotel dan restoran yang di pasang tapping box, saya rasa target PAD bisa tercapai,”jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan bahwa, Kehadiran KPK di Kota Palembang, dalam rangka melakukan pendampingan kepada Pemkot untuk meningkatkan PAD.

“Jika PAD suatu daerah meningkat, insya Allah kesejahteraan warganya akan semangkin terjamin. Dan telah pembinaan ini telah dilakukan dibeberapa kota,”tandasnya.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *