Satu Pelaku Perampokan Ojol Diringkus, Tiga Masih DPO

GoSumsel – Anggota Reskrim Polsek Ilir Timur I, tidak membutuhkan waktu yang lama, untuk meringkus pelaku perampokan Heri Krisman (33), diver ojek online di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I pada 22 Juni kemarin.

Muhammad Junaidi, bersama tiga orang rekannya Aldiyan, Iyan dan Hamzah yang kini masih DPO, diringkus dikediamannya Jalan Ali Gatmir, Lorong Masawah Darat, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I saat hendak kabur ke Bangka Rabu, 24 Juni kemarin.

Dalam pres rilis, Kamis (25/7) Junaidi mengaku aksi yang dirinya lakukan bersama tiga temannya, sudah direncanakan yang diotaki temannya Iyan yang saat ini masih DPO.

“Sebelumnya saya mau ke Serong tempat keluarga saya, lalu datanglah Iyan mengajak saya merampas handphone Ojol,”terang Junaidi.

Selanjutnya dengan menggunakan handphonenya Iyan jelasnya, mereka mengorder Ojol dengan tujuan Jalan Pangeran Antasari, orderan yang dilakukan pelaku sempat ditolak, baru korban Heri Krisman yang menerima orderan pelaku.

“Saya hanya nusuk tangan kiri korban dengan pisau, sedangkan yang menombak korban adalah Iyan, Hamzah dan Aldiyan,”ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan pelaku perampokan Ojol yang terjadi Senin lalu sempat viral, pelakunya berjumlah empat orang dengan modus pura pura mengorder ojek, dan korban minta diantarkan ke Jalan Pangeran Antarsari, Kecamatan Ilir Timur I.

“Ketika korban tiba di TKP, untuk menjemput pelaku. Korban langsung memberikan helm kepada pelaku, saat itu juga Iyan langsung merampas handphone korban lalu melarikan diri,” jelasnya.

Namun korban memberikan perlawanan dengan melemparkan helm kearah pelaku sehingga handphone korban yang sempat dirampas pelaku terjatuh ke tanah sedangkan pelaku Iyan melarikan diri.

Korban yang penasaran, bersama temannya Akbar mengajak untuk mencari pelaku. Dan korban bersama Akbar bertemu dengan pelaku tidak jauh dari tempat kejadian awal.

“Namun pelaku rupanya sudah siap bersama teman-temannya. Berjumlah 4 orang membawa tombak sehingga pelaku menusuk korban,”ungkap Kompol Edi Rahmat Mulyana.(gS3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *