Ditemukan Bungkusan Sabu Dikemasan Mirip Bungkusan Teh, Wakapolda Minta Masyarakat Jeli

GoSumsel – Saat press conferens tangkapan kurir 16 kilogram sabu sabu di gedung Catur Cakti Mapolda Sumsel Jumat (23/8). Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan Polda Sumsel, berkomitmen tegas dalam penegakan hukum empat kejahatan yang terjadi di Sumsel mulai dari jenis kejahatan konvensional, transnasional, kerugian negara dan kejahatan kontijensi.

“Baru baru ini Polda Sumsel berhasil menyelesaikan Operasi Mandiri dari 28 Target Operasi (TO) yang ada semuanya berhasil ditangkap,”terangnya.

Brigjen Pol Rudi Setiawan menuturkan baru dua bulan menjabat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli ada enam kasus besar narkoba yang diungkap Ditresnarkoba Polda Sumsel dengan jumlah barang bukti 40 kilogram sabu dan 30 ribu butir inek.

“Dan yang baru ini Polres Empat Lawang menangkap kurir sabu dengan barang bukti sabu seberat 16 kilogram. Serta 100 gram sabu dan satu pucuk senpira dengan tiga tersangka yang ditangkap di Muratara,”tuturnya.

Adnan kurir sabu 16 kilogram yang ditangkap di Empat Lawang oleh Satlantas Polres Empat Lawang melalui razia rutin saat itu mobil Toyota Avanza yang dikendarai Adnan dihentikan lalu dimintai surat menyuratnya termasuk menggeledah isi didalam mobil dan ternyata ditemukan 16 kilogram yang disimpan dibangku belakang.

“Sabu 16 kilogram yang ditemukan terbungkus dalam kemasan teh cina dengan merk Guanying jadi masyarakat harus jeli melihat kemasan ini karena mirip bungkusan teh,”jelas mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel ini.

Lebih lanjut dikatakan Rudi, Sumsel menjadi wilayah potensial bagi bandar narkoba untuk memasarkan barang nya karena penduduk Sumsel cukup banyak.

“Narkoba adalah simple bisnis karena pembuatan narkoba sangat mudah dengan bahan kimia yang mudah didapat dan keuntungan yang sangat menggiurkan menjadi daya tarik bagi bandar narkoba,”tandasnya.(gS4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *