Respon Cepat Forkopimcam Muba dalam Musibah Kebakaran

GoSumsel – Musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Babat Supat pada, Selasa 17 September kemarin, sekitar pukul 18.45 WIB, yang menghanguskan, rumah semi permanen milik Jainudin (60).

Beruntung pada saat kejadian, keluarga Jainudin sedang menghadiri kegiatan yasinan di rumah warga sekitar beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat ini, Jainudin beserta istri dan anak harus rela untuk sementara mengungsi di kediaman warga sekitar rumahnya. “Api belum tahu sumbernya darimana yang jelas keluarga Jainudin ini mengalami kerugian kehilangan harta benda berupa kendaraan roda dua dan perhiasan yang sudah rata dengan tanah. Oleh sebab itu, perangkat Kecamatan beserta warga urunan untuk meringankan beban keluarga pak Jainudin ini,”ungkap Camat Babat Supat, Rio saat meninjau lokasi rumah yang terbakar sekaligus memberikan bantuan.

Lanjutnya, saat kebakaran Forkopimcam dan Tim Damkar langsung respon cepat turun langsung bersama pihak warga ramai-ramai serta pihak Pertamina Aset I Field Ramba dan Medco berjibaku memadamkan api. “Kami khawatir api akan menyambar ke tempat yang lain, apalagi ini musim kemarau. Alhamdulillah api bisa cepat dipadamkan dan tidak mengular ke rumah warga lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Jainudin mengucapkan terima kasih atas respon cepat Pemkab Muba dan perangkat Kecamatan Babat Supat yang telah memberikan bantuan berupa sembako dan barang lainnya. “Terima kasih pak Bupati Dodi Reza dan pak Camat yang sangat cepat merespon,” urainya.

Jainudin mengaku, saat ini dirinya beserta keluarga untuk sementara mengungsi ke rumah warga sekitar. “Ya, sementara ini mengungsi dahulu sambil menunggu rumah akan diperbaiki agar bisa kembali ditempati,” pungkasnya.

Sementara itu, di Desa Muara Teladan Kecamatan Sekayu kediaman Amina, Rabu (18/9) sekitar pukul 08.00 wib terjadi juga kebakaran yang menghabiskan satu rumah warga. Dan kerugian ditaksir hingga Rp150 juta.

“Bantuan akan kita salurkan. Untuk meringankan beban korban kebakaran,” ungkap Camat Sekayu, Marko Susanto.(gS/ba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *