Pemkot Palembang Belajar Konsep Percepatan Pembangunan ke Pemprov DKI

Sekda Kota Palembang, bersama OPD terkait, meninjau konsep utilitas di DKI Jakarta

GoSumsel – Sekretaris Kota (Sekda) Kota Palembang beserta jajaran berkunjung ke Pemerintah Kota DKI Jakarta, Kamis (31/10). Diterima langsung Asisten Pembangunan dan Lingkungan Pemprov DKI Jakarta,  Yusmada Faisal, kunjungan ini untuk belajar mengenai percepatan pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Pemprov DKI Jakarta,  Yusmada Faisal mengatakan, untuk percepatan pembangunan Kota Jakarta kedepannya, pihaknya mulai mengedepankan program percepatan pembangunan dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kalau kita ngomongnya gotong royong, ” ungkapnya.

Menurutnya melalui pendekatan kolaborasi ini, masyarakat sudah menjadi subjek bukan lagi objek.
Dimana masyarakat ini setara dengan pemerintah daerah untuk membantu percepatan pembangunan melalui inovasi inovasi yang mereka punya.

“Saat ini Pemda hanya memfasilitasi, mereka mau bekerja kita libatkan.  Contohnya kalau datang ke halte halte kita akan menemukan peta. Nah peta peta itu masyarakat yang buat, kan mereka yang tau ilmunya,” terangnya.

Keberhasilan dari program kolaborasi ini, terangnya tidak terlepas juga dari kerjasama terkait antara jajaran dilingkungan pemerintahan.
Bagaimana peran dari ASN sangat penting untuk menggerakkan pembangunan.

“Kalau sudah bergerak mudah untuk membangun, tidak harus ada aturan payung hukumnya juga. Jadi mereka yang buat project pemerintah  yang agendakan dalam bentuk pengakuan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan, bagaimana percepatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat baik.
Memanfaatkan konsep pembangunan kolaborasi, Pemprov DKI Jakarta menggandeng masyarakat sebagai pihak ketiga untuk menjadi penggerak pembangunan.

“Kedatangan kami kesini untuk belajar mengenai infrastruktur melalui penanganan pedestrian yang meliputi perencananaan pembiayaan dan pelaksanaan. Penataan jaringan utilitas dengan pemanfataan box khusus, masalah peralatan untuk pemeliharaan sungai dan drainase dan masalah sampah. Serta bagaimana membangun sebuah jaringan terhadap CSR yang ada. Selain kiat dan strategi membangun jaringan ini dengan pemanfaatan digitalisasi,” ungkap Sekda Kota Palembang,  Ratu Dewa.

Ratu Dewa mengatakan, ada beberapa point penting yang diambil dari pertemuan ini. Mulai dari pengembangan pedestrian ramah masyarakat sampai koordinasi terkait utilitas.

“Koordinasi secara teknis antara kepala bidang dan seksi harus didalami melalui pemanfaatan dana pihak ketiga,” katanya.

Menurutnya peran dari pihak ketiga untuk membantu percepatan pembangunan harus dalat dimanfaatkan secara maksimal.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan melibatkan masyarakat sebagai pihak ketiga selain dari CSR dari perusahaan.

“Jadi jangan hanya mengandalkan dari APBD saja, tapi bagaimana menarik dan mendapatkannya dari pihak ketiga itu,”tukasnya.(gS/riil)

Respon (3)

  1. Wow, superb weblog structure! How lengthy have you been running a blog
    for? you make blogging glance easy. The total look of your
    website is magnificent, let alone the content material!
    You can see similar here sklep

  2. Wow, marvelous weblog structure! How lengthy have
    you been running a blog for? you made running a blog glance easy.
    The whole glance of your website is great, as smartly
    as the content! You can see similar here sklep online

  3. Wow, fantastic blog structure! How long have you been running a blog for?
    you make running a blog glance easy. The total glance of
    your site is great, as smartly as the content! You can see similar here e-commerce

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *