OKU Bisa Jadi Sentra Bawang Merah

GoSumsel – Hasil Budidaya Bawang Merah yang dikelola kelompok Tani yang diinisiatori Bupati OKU Drs Kuryana Azis melalui Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sangat memuaskan. Hal ini diketahui setelah Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis bersama Dinas Pertanian OKU melakukan panen Bawang merah di Desa Tunggku Jaya Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Senin (11/11).

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis sangat mengapresiasi Kelompok Tani Makmur dengan Ketua Poktan Tejo Winarno, disebutkan Bupati, Bawang merah merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang baru dikembangkan beberapa tahun terakhir di Kab OKU.

Lantaran baru dikembangkan, maka pihak Dinas Pertanian bekerjasama dengan Kelompok Tani untuk mengembangkan tanaman tersebut, hasil yang diperoleh sangat menggembirakan. Kendati lahan untuk ujicoba budidaya bawang merah itu tak terlalu luas namun hasil yang diperoleh sangat banyak.

“Hanya dengan luas 2,5 Hektar tapi bawang yang dipanen bisa mencapai 12 Ton/Ha”, Ujar Kuryana bangga

Itu artinya,  Lanjut Kuryana, daerah OKU sangat potensial bagi budidaya tanaman umur pendek ini.

Tidak hanya itu, Bupati berharap Kecamatan Sosoh Buay Rayap kedepan dapat menjadi sentra produksi bawang merah untuk OKU.

Bupati optimis apa yang sedang dilakukan ini bisa mencapai hasil maksimal, “saya minta agar Dinas Pertanian terus melakukan pembinaan secara rutin kepada kelompok tani yang akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani,” tukasnya

Sementara Kepala Dinas Pertanian OKU, Joni Saihu menjelaskan, luas lahanya belum memang belum seberapa, namun bawang yang dipanen mencapai 12 ton/Ha dari benih bawang yang ditanam sebanyak 600kg/Ha

“Ada sekitar 5 hektar lahan, yaini 2,5 Hektar di Tungku Jaya dan 2,5 Hektar di Lubuk Leban,” kata Kepala Dinas Pertanian OKU Joni Saihu.

“Prospek kedepan komoditi bawang ini cukup bagus untuk dikembangkan,” ujarnya

Tidak hanya di Desa Tungku Jaya Kedepan, Bawang merah ini juga akan dikembangkan di kecamatan lainnya.

“Untuk saat ini kita sudah mengembangkan di tiga kecamatan yakni, Sosoh Buay Rayap, Lubuk Batang dan Sinar Peninjauan,” Sebutnya.

Sementara Ketua Kelompok Tani Makmur Tejo Winarno saat dibincangi, mengaku sangat senang dengan hasil jerih payah dari kelompok tani yang ia pimpin.

“Hasilnya sangat bagus, dan kita akan terus mengembangkan hal ini dengan banyak belajar ke Dinas pertanian,”katanya.

Pada awalnya diceritakan Tejo ia hanya berkebun karet, namun harga penjualan karet tidak stabil, akhirnya ia beralih ke tanaman bawang merah.

“Awalanya lahannya gersang namun kita olah ahirnya bisa ditanami bawang, dan hasilnya seperti saat ini,” tuturnya.

Tejo mengatakan prospek bawang merah ini sangat bagus, untuk itu ia berharap pemerintah dapat terus mengembangkan komoditas bawang merah ini.

“Terimakasih saya ucapkan terutama kepada Bapak Bupati, atas bantuanya bukan sekedar bibit dan pupuk namun akses jalan pun di buatkan sehingga hasil usaha kami berhasil”, ujarnya dengan nada gembira.(Syah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *