Diknas OKU Putuskan Proses Belajar Dilakukan di Rumah

GoSumsel – Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), memutuskan seluruh proses belajar mengajar tingkat TK, SD dan SMP dilakukan di rumah. Kepastian proses belajar setelah di rumah ini setelah Dinas Pendidikan OKU mengeluarkan surat edaran nomor : 420/499/I/XV/2019 yang ditandatangi oleh Kepala Dinas Pendidikan OKU Teddy Meilwansyah SSTP MM.

Dalam surat edaran itu tertuang seluruh pelajar tingkat TK,SD dan SMP di OKU dilakukan dirumah masing-masing yang di mulai 19 Maret hingga 31 maret 2020.
“Hal ini dilakukan salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid 19,” kata Kepala Dinas Pendidikan OKU Teddy Meilwansyah SSTP MM melalui Sekretaris Dinas Pendidikan OKU Alfarizi SE AK saat dibincangi via saluran selulernya, Rabu sore (18/3).

Menurut Alfarizi para siswa atau pelajar ini bukan diliburkan melainkan melakukan proses pembelajaran di rumah masing-masing. Proses pembelajaran dapat melalui group whatsApp ataupun online melalui website pembelajaran yang direkomendasikan oleh Disdik OKU yang tercantum didalam surat edaran tersebut.

“Selama proses ini berlangsung para guru tetap memberikan materi pembelajaran melalui website dan memberitahukan kepada siswa melalui group whatsapp atau pun media sosial lainnya,” ujarnya

Para guru juga lanjutnya etap diwajibkan mengawasi atau memonitor siswanya dengan cara bekoordinasi dengan orang tua/wali siswa, “bisa lewat telpon, Whatsaap dan lainya bisa saja sekedar menanyakan kabar dan perkembangan pembelajaran siswa,” imbuhnya.

Meskipun proses belajar mengajar dilakukan dirumah masing-masing siswa, ditegaskan Alfarizi bukan berarti orang tua siswa mengajak anaknya untuk liburan, siswa diharapkan dihimbau untuk tetap berada dirumah hal ini tidak lain untuk meminimalisir dan mencegah dampak dari penyebaran virus corona.

“Belajar dirumah bukan berarti anak diajak liburan atau ke Mall dan lainnya, karena tujuan kira melakukan pencegahan. siswa kami harapkan tetap berada dirumah. Makanya tadi saya sampaikan guru tetap memantau siswanya,”tukasnya. (syah)

Oplus_131072

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *