GoSumsel – Pemerintah Kota Palembang, terus berupaya berpikir bagaimana cara menyeimbangkan antara meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan mengantisipasi penyebaran virus corona.
Hal tersebut, disampaikan Walikota Palembang H. Harnojoyo, usai mengikuti video conference bersama, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kominfo dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal RI, di rumah dinas Jalan Tasik, Jum’at (19/6).
“Kita juga sangat besyukur, berbagai usaha yang kita lakukan membuahkan hasil, dari kemarin zona merah, sekarang zona orange,”jelas Harnojoyo.
Selama belakunya PSBB, kita juga memikirkan sisi perekonomian. Strategi yang kita lakukan, dengan tidak melakukan pemberhentian dunia usaha, tetapi sedikit kita lakukan pembatasan.
Pada Triwulan pertama, ada penurunan satu digit. Yang mana di tahun 2019 persentasenya diangka 5,96 persen, di tahun 2020 triwulan pertama 4,90 persen.
“Kita prediksi, jika corona terus berlanjut pertumubuhan ekonomi bisa turun 1,6 digit, dan itu sangat jauh sekali,”jelas Harnojoyo.
Yang jelas terang Harnojoyo, bagaimana kita memikirkan hal yang mendasarkan, bagaiamana 47 persen bisa menggelorkan ekonomi kembali, dan 43 persen penerapan protokol kesehatan, intinya ada keseimbangan.
“Jadi kebijakan yang kira lakukan dalam rangka mengedepankan protokol kesehatah, tetapi ekonomi menggeloran,”jelas Bapak tiga anak ini.
“Kita optimis prekonomian bisa membaik di tengah pandemi, dengan mengutamakan protokol kesehatan,”tandasnya.(gS1)













