GoSumsel – Meskipun telah mendapat rekomendasi pembokaran terkait, lahan parkir yang tidak sesuai dengan advace planing/keterangan rencana tata kota. Pemilik showroom mobil di Simpang Polda belum melakukan pembongkaran.
Dari pantauan dilapangan, Selasa (7/7), belum ada pembongkaran terhadap lahan parkir yang menutupi saluran drainase dan fasilitas umum (fasum) di sekitar kawasan tersebut.
“Belum ada perintah dari atasan untuk melakukan pembongkaran, lahan parkir,”jelas Suud, Kepala Pembanguanan Showroom kepada awak media, Selasa (7/7).
Dalam pembangunan ini jelasnya, memang ada sedikit perubahan, yang mana di bagian depan akan di datarkan dengan trotoar. “Saat ini pembangunan telah mencapai 80 persen,”terangnya.
Berdasarkan hasil pemanggilan yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Palembang, pemilik bangunan Robby Hartono, bersedia melakukan pembongkaran lahan parkir dan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang Melalui Tata Kota, memberikan deadline 3×24 jam untuk melakukan pembongkaran.
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari, melalui Plt Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan, Faisal menerangkan, hari ini batas waktu pembongkaran terhadap lahan parkir showroom Wuling di simpang Polda.
“Habis rapat kan disuruh bongkar dan kemarin kami juga sudah kesana dan sudah ketemu dengan pemilik. Bahkan, kita sudah tunjukkan batas-batasnya agar dibongkar segera,” terangnya.
Menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kota Palembang, pria ini meminta pemilik showroom, untuk membongkar lahan parkir yang telah menutupi saluran drainase secara permanen ini. Dimana, lahan parkir tersebut harus mundur sepanjang 6,5 meter.
“Dalam satu dua hari ini akan kita lakukan pengiriman surat yang akan ditembuskan ke Walikota, Satpol PP dan akan kita berikan batas waktu,” tuturnya.
Seperti diketahui, berdasarkan rekomendasi dari Dinas PUPR Melalui Tata Kota memberikan deadline 3×24 jam agar pemilik bangunan melakukan pembongkaran terhadap lagan parkir permanen bangunan showroom mobil Wuling.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Pemilik Showroom Wuling di Simpang Polda, Robby Hartono, ketika ditanya apakah bersedia membongkar, menerangkan bila akan melihat dan mempelajarinya terlebih dahulu, dan juga akan mencari win – win solution, supaya lebih efektif lagi untuk lahan parkir kita. Mungkin sertifakat baru ada pemotongan oleh BPN.
“Perlu waktu untuk membongkar,”terang pria yang akrab disapa Afat.(gS1)













