oleh

Pemkot Palembang Segera Kucurkan Bantuan Bansos Tahap ke-4 dengan Pola Baru

-Palembang-13 views

GoSumsel – Pemerintah Kota Palembang berencana untuk kembali menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak. Hal tersebut, guna mengatasi dampak Covid-19 yang masih berlangsung saat ini.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, penyaluran bansos tahap empat akan dipastikan tersalurkan sebelum tutup tahun 2020. Dengan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk penyediaan bansos sebesar Rp 9 miliar.

“Kami wacanakan ada penyaluran sembako lagi, tapi teknis penyaluran akan diubah dengan pola baru. Jika selama ini melibatkan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa dalam penyaluran bansos, nah untuk tahap berikutnya kita upayakan apakah melalui driver online (gojek) dan lain-lain,” jelasnya, Selasa (10/11).

Dewa menjelaskan, bisa saja jumlah penerima bantuan sembako bisa saja bertambah atau berkurang pasca validasi data misbar yang dilakukan Dinas Sosial Kota Palembang.

Terlebih, Verifikasi dan validasi data penerima juga menjadi konsen dari pendampingan Korsupgah KPK RI.

“Saat ini Dinas Sosial masih melakukan verifikasi dan validasi ulang penerima bansos yang merupakan masyarakat miskin baru. Jadi bisa saja berkurang, karena penyaluran bantuan untuk UMKM contohnya cukup banyak yang menerimanya. Di Palembang terakhir ada banpres senilai Rp 2,4 juta untuk 24 ribu UMKM,” jelasnya, kepada awak media melalui sambungan seluler, Rabu (11/11)

Seperti yang diketahui Pemerintah Kota Palembang melakukan refocusing dan relokasi anggaran yang diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 dengan total Rp480 miliar. Namun, kemudian setelah dilakukan rapat penyesuaian, Rp224 miliar telah dikembalikan ke posnya masing-masing.

Terpisah, Kepala BPKAD Kota Palembang, Zulkarnain mengatakan, Pemerintah Kota Palembang sejak awal pandemi mengganggarkan dana penanganan cukup besar.

“Hasil rapat ditetapkan alokasi untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp100 miliar dengan perhitungan hingga Desember. Serapan anggaran Covid-19 sejauh ini sudah Rp50 miliar,” ujarnya.

Ia menilai pengembalian refocusing cukup efektif mengingat Pemkot Palembang juga fokus agar setiap OPD tidak memiliki utang dengan pihak ketiga dalam setiap menjalankan programnya.

“Pengembalian ini atas dasar yang penting Pemkot tidak punya utang di samping belanja rutin, dan meski kita ada limit pengeluaran khusus. Kalau hingga Desember Rp100 miliar itu tak terpakai maka dikembalikan lagi,” pungkasnya.(gS1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed