oleh

Hindari Kerumunan Warga, BKB dan Jakabaring Ditutup di Malam Pergantian Tahun

-Palembang-14 views

GoSumsel – Perayaan malam pergantian tahun 2021 yang biasa dilakukan masyarakat, mendapat antisipasi Pemerintah kota Palembang, dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19.

Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Polrestabes Palembang, Pemkot merencanakan akan menutup sementara beberapa titik sport (Benteng Kuto Besak, Jakabaring) dari kerumunan masyarakat dimalam tahun baru.

Hal ini terungkap, saat saat rapat koordinasi pengamanan malam tahun Baru 2021 bersama Kepolisian Resor Kota Besar Palembang.

Asisten III Bidang administrasi Pemerintahan Setda kota Palembang Agus Kelana mewakili Wali Kota Palembang bahwa malam pergantian tahun lebih baik kita melakukan dzikir dirumah dan tidak melakukan kumpul-kumpul diluar.

“Berdasarkan hasil rapat semua kegiatan yang bersifat mengundang kerumunan tidak diperbolehkan, karena ditengah covid 19 ini kita tidak menginginkan terjadinya claster baru dan peningkatan angka penyebaran covid 19 lantaran protokol kesehatan tidak diterapkan,” jelasnya, Selasa (29/12).

Sudah jelas surat edaran walikota Palembang bahwa masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak melakukan kegiatan atau acara tahun baru yang menyebabkan berkumpulnya orang

Bagaimana kita bisa mencegah agar tidak ada kerumunan di titik titik perkumpulan. “Kami Pemkot sangat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian ini agar tidak terjadi kerumunan, sehingga bisa menurun tingkat penyebaran covid 19,” katanya

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menuturkan PAM tahun baru 2021 ada 3 titik pokus pengamanan pertama Konsentrasi massa, yakni BKB, Jembatan Ampera, Bundaran air mancur, Jakabaring, Kambang Iwak, Punti Kayu, Amazing Water Park, Jembatan Musi 4 dan 6.

Kedua, hotel dan tempat hiburan yakni diantaranya Novotel, Aryaduta, dan Ketiga untuk tempat ibadah.

“BKB ditutup tetapi tetap harus di awasi nanti konsentrasi massa berpindah ke kawasan Kambang Iwak, tetapi tetap tentatif melihat perkembangan namun anggota tetap di siapkan,” kata Anom.

Untuk hotel , anggota atau kasat Intel terus komunikasi dan terus di cek. “Tidak ada kegiatan di tempat karaoke dan hotel,” katanya. Dan Kegiatan Ibadah juga di lihat di pantau.

Untuk lokasi rawan kita tetap siaga, Laka lantas macet dan banjir. “Kita siapkan semua personil dan gabungan untuk terjun langsung,”tutupnya.(gS1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed