oleh

Jalan Batukuning Kembali Rusak Parah, Kadis PU BMTR Sumsel : Tahun Ini Tidak Dianggarkan

-OKU-505 views

GoSumsel – Masyarakat yang melintasi, di jalan Letkol Mahmud Abu Hasan atau jalan Cor Batukuning, harus ekstra hati-hati, dikarenakan kondisi jalan sangat memprihatinkan. Hampir disepanjang ruas jalan provinsi tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tersebut. “Sudah hampir dua bulan ini pak jalan ini rusak kembali,” Kata Firman salah seorang warga setempat.

Diungkapkan Firman jalan tersebut belum lama diperbaiki namun saat ini rusak kembali. Hal ini menurut Firman diakibatkan oleh banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan tersebut. “Sementara kapasitas jalan tersebut tidak sesuai dengan tonase kendaraan yang melintas, bisa kita lihat semua ruas jalan hancur,” keluhnya.

Kondisi ini juga menurut Firman turut diperparah dengan tidak adanya saluran air (Siring) dipingggir jalan tersebut sehingga saat hujan air menggenang di tengah jalan. “Kalau turun hujan mirip seperti kubangan,”ujarnya.

Kondisi jalan rusak ini sangat menyulitkan warga srtempat. Warga terpaksa harus lewat jalan lain yakni jalan lain dengan jarak tempuh yang cukup jauh. “Bagi warga perumahan di sekitara lokasi jalan cor beton, jalan ini menjadi jalan utama untuk keluar, karena rusak warga terlaksa mutar lewat jalan KUD yang jaraknya lumayan jauh,”tuturnya.

Warga setempat menurut Firman sempat bergotong royong untuk memperbaiki semampunya dengan meminta bantuan salah satu perusahaan di OKU, “Warga setempat pernah gotong royong dibantu oleh salah satu perusahaan di OKU, tapi yang namanya ditimbun pasti tidak akan bertahan lama. Kalau hujan jalan pasti licin,” ucapnya.

Firman berharap jalan tersebut dapat segera diperbaiki oleh pihak yang berwenang. “Harapa kami jalan ini bisa segera diperbaiki,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga Dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Darma Budhi dikonfirmasi via pesan whatsaapnya perihal perbaikan jalan Letkol Mahmud Abu Hasan tersebut mengatakan jalan tersebut sudah pernah diperbaiki namun rusak kembali. “Untuk tahun ini tidak dianggarkan,” katanya.

Disinggung masalah banyaknya kendaraan bertonase besar yang kerap melintasi jalan tersebut Budi mengatakan bahwa pihaknya telah memasang rambu. “Sudah dipasang rambu pak. Design Tonase untuk jalan kewenangan Provinsi adalah maksimum 8-10 ton,” tandasnya.(Syah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed