oleh

Terima Audensi, DRA Ingin Petani Karet di Sumsel Merasakan Manfaat Hilirisasi

-Muba-71 views

GoSumsel – Inovasi aspal karet, yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), yang sedikit banyak membantu petani karet, membuat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Lahat mendatangi langsung Kabupaten Muba untuk belajar inovasi aspal karet.

Ketua Kadin Lahat Endriansyah SH menyampaikan apresiasi inovasi Pemkab Muba dalam hilirisasi karet. Dirinya mengapresiasi kekompakan dan keterlibatan berbagai stakeholder di Kabupaten Muba sehingga terwujudnya inovasi hilirisasi karet.

“Luar biasa ilmu yang kami dapat hari ini akan kami bawa ke darah kami, nantinya akan jadi masukan untuk pemerintah setempat. Petani karet kami akan terus berusaha namun program yang dilakukan belum tersosialisasi ide ke arah situ. Tentunya dalam dunia usaha perlu dilakukan bagaimana meningkatkan kualitas karet,”ucapnya, usai beraudensi dengan Bupati Muba, Senin (1/2)

Dikesempatan yang sama Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Ahmad Toyibir menyampaikan dalam memproduksi lateks tahap awalnya adalah bagaimana mengubah pola perilaku petani yang sebelumnya memproduksi bokar menjadi lateks pekat.

“Sebelumnya petani habis menyadap ditinggalkan, tapi tidak untuk lateks pekat petani harus menunggu tidak membiarkan getah itu beku dan kemudian langsung dibawa ke mesin produksi lateks, petani dibekali zat amoniak sehingga kesetabilaan kecairannya terjaga,” papar Toyibir.

Ditambah lagi dengan inovasi pabrik aspal karet Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin hasil karet rakyat bisa diserap dengan harga mencapai Rp 20.000 – Rp 21.000 per kg jika sudah menjadi lateks pekat.

Sementara, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyampaikan apresiasi atas kedatangan langsung dari pengurus KADIN Lahat. Ini menunjukkan kepedulian KADIN terhadap kesejahteraan petani karet dan UMKM di Kabupaten Lahat.

“Beberapa waktu lalu KADIN Muara Enim juga hadir ke Sekayu, tujuan sama yaitu belajar mengenai aspal karet. Nah hari ini giliran KADIN Lahat juga, dengan gerak cepat ini setelah dilantik KADIN Lahat sudah ada program kerja. Bicara mengenai aspal karet kami Pemkab Muba terbuka dan siap menerima siapa saja yang ingin belajar, mudah-mudahan dapat diterapkan di daerah masing-masing khususnya di Provinsi Sumsel,”jelasnya.

Dodi yang juga selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sumatera Selatan menginginkan petani karet di Sumsel ikut merasakan manfaat dari program hilirisasi karet tersebut.

“Untuk produksi lateks kita berikan bantuan mesin centrifugal diunit koperasi karet di Kabupaten Muba, dari sana lateks pekat kita serap untuk pabrik aspal karet,”tandasnya.(gS/ba)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed