oleh

Fitriana : Bintek Ini Bertujuan untuk Peningkatan Pengembangan Kompetensi

GoSumsel –  Bimbingan Teknis peningkatan kapasitas tenaga pustakawan daerah Provinsi dan pengukuhan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sumsel oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel digelar di Hotel Swarna Dwipa. Bimtek tersebut dihadiri Ketua IPI Pusat Tengku Samsul Bahri dan Pengurus Pustakawan Sumsel.

Kepala dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana S, Sos,. M, Si mengatakan, Bimtek ini untuk memberikan penguatan di Dinas Perpustakaan dalam mengelola dan mengembangannya.

“Selain itu, Bimtek ini bertujuan untuk peningkatan pengembangan kompetensi, kapasitas daripada tenaga pengelola dan tenaga pustakawan di Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (23/3).

Fitriana menjelaskan, berdasarkan indeks data Badan Pusat Statistik pusat kajian nasional menyatakan literasi Provinsi Sumsel dibawah dari provinsi lainnya, dan secara nasional, 12,93 persen dan 12,36 persen (Sumsel).

“Banyak faktor yang menyebabkan indeks literasi Sumsel dibawah provinsi lain dan nasional, diantaranya dari sisi geografis sangat berbeda dengan provinsi lain terlihat indeks literasinya tinggi. Sebagai contoh Babel, Jambi yang jumlah penduduk lebih sedikit, dan juga luas wilayah nya. Sedangkan Sumsel tiga kali luas wilayah Pulau Jawa. Kemudian Geografis perairan, perbukitan dan pegunungan,” bebernya.

Ketika ditanya terkait pencapaian pustakawan untuk memenuhi tenaga pustakawan di Provinsi Sumsel, Fitriana menuturkan, idealnya mencapai ribuan.Karena Sumsel memiliki 3.321 Desa, kecamatan 241ditambah perpustakaan sekolah.

“Totalnya 6000 an dibutuhkan tenaga pustakawan. Masih sangat kurang. Di Sumsel saja diluar sekolah 136 tenaga pustakawan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IPI Pusat Tengku Samsul Bahri menambahkan, sebagai perpanjangan tangan pusat, pengurus IPI mempunyai tanggung jawab. Salah satunya meningkatkan kompetensi dan mitra kerja yang paling dekat dengan pemerintah yakni Dinas Perpustakaan.

“Program yang dilakukan Dinas perpustakaan provinsi, kabupaten dan kota harus di support pengurus IPI,” tutupnya. (Akip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed