oleh

Komisi V DPRD Sumsel Minta Insentif Guru Honor SMA dan SMK Dibayar Sebelum Hari Raya Idul Fitri

GoSumsel – Anggota DPRD Provinsi Sumsel Komisi V, H. Rizal Kenedi mengatakan, guru honorer SMA dan SMK yang akan menerima insentif dari Pemprov Sumsel datanya sudah ada.

“Tapi untuk pembayaran insentifnya masih menunggu Pergub, termasuk teknis pemberian. Apakah per SK atau perjam mengajar,” ujarnya saat diwawancarai usai rapat Paripurna, Senin (26/4).

“Mudah mudahan sebelum lebaran Pergubnya selesai dan bisa dibayarkan insentif guru honor sebelum hari raya Idul Fitri, ” tambah Rizal Kenedi.

Lebih lanjut, Rizal Kenedi menuturkan, dana yang disiapkan untuk insentif guru honorer mencapai Rp 20 miliar setahun. ” Ini tahap awal, karena sebelumnya belum ada,” ucapnya.

Rizal Kenedi menjelaskan, proses perubahan UU 23 tahun 2014 per januari 2017 untuk SMA dan SMK itu kewenangannya dikembalikan di provinsi. Dari situ didata, SK guru honor dengan SK Bupati atau Walikota dan mengajar minimal dari 5 tahun dapat SK Gubernur sebagai honor daerah pemprov dan mendapat gaji Rp 1,8 juta.

“Ternyata banyak guru honorer di SMA dan SMK itu SK Kepala Dinas. Karena kewenngannya provinsi, didata
SK nya SK Dinas Pendidikan Provinsi, sebagai syarat mengurus NUPK dan dapodik, tapi dulu insentifnya belum ada anggaran. Nah, pada tahun 2021 baru dianggrkan stimulus insentifnya,” kata Rizal Kenedi.

“Harapan kedepan di anggran 2022 dari Pemprov bisa dibesarkan. Karena yang belum dapat honor dari Pemprov Rp 1,8 juta ada sekitar 10 ribu lebih guru. Untuk insentif guru honor kisaran Rp 150-250 ribu perbulan. Makanya ini baru stimulus, harapan di APBD 2022 meningkat,”pungkasnya.(Yanti)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed