oleh

Korsleting di Trafo Set Up Disebut Jadi Penyebab PLTG Jakabaring Meledak

-Palembang-56 views

GoSumsel – Kantor PLN UIW S2JB melaksanakan Press Conference terkait Klarifikasi Kebakaran yang terjadi di PLTG Jakabaring Palembang yang dihadiri oleh General Manager PLN UIW S2JB, General Manager PLN UIK SBS, Senior Manager Distribusi PLN UIW S2JB dan Manajer PLN UPDK Keramasan, Jumat (16/4).

Dalam paparannya GM PLN UIW S2JB, Bambang Dwiyanto yang mengatakan, PLN telah berkomitmen bahwasannya seluruh umat islam dapat menjalankan ibadah puasa secara khusyuk dan kami akan terus menjaga pasokan listrik.

Terkait dengan kejadian tadi pagi, benar adanya bahwa telah terjadi korsleting di salah satu peralatan trafo Set Up yang menyebabkan insiden di PLTG Jakabaring.

“Kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.30 tadi pagi. Namun kejadian ini tidak mengganggu pelayanan kami kepada masyarakat dan pasokan listrik akan tetap terjaga dan tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasa,”jelasnya.

“Sekitar pukul 06.15 WIB api dapat dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujarnya lebih lanjut.

General Manager PLN UIK SBS, Djoko Mulyono menginformasikan mengenai tim yang saat ini sedang mengidentifikasi total kerusakan, semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama kami dapat menginventarisasi dan melakukan recovery.

PLTG Jakabaring merupakan unit stand by yang tidak beroperasi sehingga tidak mengganggu pasokan listrik. Sejak 1 September 2020 PLTG Jakabaring sudah tidak beroperasi lagi. PLN akan terus melakukan pemeliharaan unit-unit berstatus stand by sehingga pada saat dibutuhkan bisa langsung dioperasikan.

“Sebagai antisipasi kedepannya, kami akan selalu menerapkan sistem manajemen K3 di seluruh unit Pembangkitan dan akan selalu melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang Kembali,” ungkap Djoko Mulyono.

Dilain itu, Senior Manager Distribusi PLN UIW S2JB Jhonni Putra mengatakan, bahwa Kejadian tadi pagi bukan berasal dari PLTG namun Perangkat pendukung trafo step-up diluar PLTG tersebut.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena hal ini tidak mengganggu ketersediaan pasokan listrik,”tegas Jhonni.(Akip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed