oleh

Tekan Angka Percerian, BKPRMI Palembang Berikan Kursi Pra Nikah

-Palembang-93 views

GoSumsel – Bertempat di Masjid Nurul Huda Palembang, Minggu (4/4). Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pengurus Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) kota Palembang menggelar Kursus Singkat (Kursi) Pra nikah.

Dimana kegiatan tersebut, menghadirkan narasumbser yang berkompeten, seperti Dr Yuliani Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palembang, yang juga juara 1 dokter teladan tingkat nasional.

Dalam materinya, Dr Yuliani menjelaskan tentang kesehatan reproduksi, yang mana sangat penting untuk menjadi pengetahuan pasangan pengantin.

Dirinya juga mengapresiasi BKPRMI terhadap kegiatan yang dilakukan, karena ini salah satu bentuk edukasi kepada remaja-remaja kita yang akan menikah.

“Jadi kegiatan ini bisa memberikan sedikit pengetahuan baik itu dari segi kesehatan, fiqih dan tata kelola keuangan rumah tangga,”jelasnya.

Membina rumah tangga bukanlah perkara yang kecil, karena bersatunya bukan menyatukan dua orang saja, tetapi juga menyatukan dua keluarga besar yang dari satu sisi mungkin ada perbedaan, baik dari pola didik, berbeda adat, berbeda budaya, dan berbeda kebiasaan.

“Cara meyikapi perbedaan, dengan meluruskan niat. Bahwa menikah itu adalah melaksanakan perintah Rasuullah, dan menyempurnakan agama. Jadi kita tantangan itu dalam mahligai rumah tangga bisa di hadapi,”ucapanya.

“Harapanya dari kegiatan ini calon pengantin kita ini memiliki pengetahuan bagaimana menghadapi kehidupan berumah tangga yang akan mereka hadapi. Kegiatan ini di lakukan sangat positif dan bisa diadakan di berbagai tempat atau masjid karena ini sangat positif untuk calon pengantinya,” tandasnya.

Sementara itu, Ustdzah DR Uswatun Hasanah, Dirda LPPKS Sekretaris S3 UIN Raden Fatah, menambahkan bila, pasangan calon pengantin sebelum mengarungi bahtera rumah tangga, harus diberikan pembekalan.

Menurutnya, ada tiga komponen penting yang harus dimiliki oleh seseorang sebelum Ia memutuskan untuk menikah yaitu pengetahuan tentang fiqih, kedua tentang kesehatan reproduksi, dan yang ketiga ini masalah manajemen keuangan.

“Semoga dengan kegiatan ini, bisa menekan angka percerian,”tandasnya.(gS1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed