oleh

Dua Tahun DPO, Irdan Assaury Akhirnya Diamankan

-Kriminal-31 views

GoSumsel – Irdan Assaury (32), warga jalan Makrayu Lorong Kiara Kuning Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IB II, Palembang. Tak dapat mengelak lagi, setelah petugas menunjuk bukti-bukit yang ada, dengan dua tangan ke atas, Irsan pun langsung di gelandang ke Polrestabes, Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

Unit Ranmor Polrestabes Palembang, pimpinan Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismal dan Kasubnit Ospnal Ranmor, Ipda Jhony Palapa, meringkus Irdan yang masuk DPO kasus curanmor yang setalah lama menjadi TO (target operasi), kurang lebih dua tahun.

Menurut informasi, aksi curanmor yang dilakukan pelaku terjadi, Minggu, (7/6/2019), sekitar pukul 16.00, dirumah korban yakni Slamet Hariadi (24), yang terletak di jalan Talang Kerangga Loromg Langgar Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Palembang.

Dimana berawal korban dan pelaku ini yang sudah saling mengenal. Saat itu pelaku mendatangi rumah korban kemudian meminjam motor kepada korban dengan alasan hendak membeli nasi.

Setelah motor dipinjamkan, motor korban pun tidak di kembalikan pelaku, korban pun mendatangi rumah pelaku. Namun bukan motornya kembali, akan tetapi motor pun sudah di gadaikan pelaku kepada orang lain. Atas kejadian ini korban pun mengalami kerugian 1 Unit. motor Honda Beat BG 2062 ABC tahun 2016 Warna putih biru.

“Benar pelaku ini merupakan TO kita yang sudah lama buron kurang lebih 2 tahun. Nah saat keberadaan pelaku berhasil kita endus. Saat itu pula kita tangkap pelaku ketika berada dirumahnya,”terang Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi, didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail, Rabu (5/5).

Pelaku dan korban ini sudah kenal. Kemudian pelaku meminjam motor korban. Awalnya pelaku meminjam motor korban, namun tidak mengembalikanya.

“Malah digadaikan, karena tidak bisa menembus, motor itu pun dijualkannya,” beber Kasat Reskrim.

Selain mengamankan pelaku, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 lembar foto copy STNK dan 1 foto copy BPKB motor korban.

“Pelaku, terancam pasal 372 KUHP, pengelapan motor, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”sedangnya.

Sedangkan Irdan, ketika ditemui di ruang piket reskrim Polrestabes, Palembang mengakui perbuatannya,” la pak, saya yang melarikan motornya,” akuinya.(Mell)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed