oleh

Terduga Pelaku Masih Anak di Bawah Umur, AKBP Tulus Sinaga : Aksi Kejahatan Mereka Tergolong Sadis

-Kriminal-77 views

GoSumsel – Setelah melakukan pengembangan, dari laporan warga Jalan Mayor Zen Lrg Jiwa RT 03 RW 11 Kecamatan Kalidoni, yang menjadi korban pembegalan. Unit I Jatanras Polda Sumsel pimpinan AKP Willy Oscar Minggu (3/5) berhasil mengamankan tiga dari enam terduga pelaku pembegelan.

Lebih mengejutkan, tiga pelaku merupakan anak dibawah umur masing masing MR (17) YA (15) dan D (16), Sedangkan tiga tersangka lainya AMF, MR  serta JI berusia 18 tahun.

Penangkapan keenam pelaku berawal dari anggota menangkap tersangka D dan AMF di halamam Masjid Agung Palembang.

Dari tersangka D dan AMF, anggota melakukan pengembangan sehingga berhasil menangkap MR di tangkap di rumahnya, selanjutnya Rama di tangkap di jalan. Hasil pengembangan ikut juga di tangkap JI terakhir ikut juga di tangkap YA.

Dari hasil pemeriksaan, saat beraksi para tersangka melakukan secara bergerombolan berjumlah belasan. Sebelum beraksi telah rencanakan aksi berkumpul di base camp Pakjo Palembang kemudian keliling atau hunting mencari korban secara acak.

Setelah korbannya datang dengan sepeda motornya, para pelaku langsung membuntuti korban setelah itu korban dipepet lalu diancam dengan senjata tajam jenis pedang yang dibawah pelaku. Korban yang sempat melakukan perlawanan namun kalah jumlah
akhirnya menyerahkan sepeda motornya.

Wadir Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIk didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Cristoper Panjaitan mengatakan para pelaku beraksi secara bergerombol berjumlah belasan pelaku dengan mengendarai sepeda motor berboncengan. Terdata ada dua lokasi begal yang dilakukan gerombolan ini. Namun baru enam pelaku yang berhasil ditangkap.

“Dari hasil identifikasi beberapa pelaku tergolong anak dibawah umur. Menjadi persoalan meskipun relatif muda aksi kejahatan yang mereka lakukan tergolong sadis,”ujar Tulus Sinaga dihadapan wartawan Senin (3/5).

Dari hasil pengembangan sementara baru ada dua LP dan dua TKP yang dilakukan komplotan pelaku begal ini. Subdit III Jatanras masih terus bekerja keras untuk membongkar jaringan begal pelaku yang masih belum tertangkap.

Dikatakan Tulus dalam menjalankan aksinya para pelaku menggunakan sepeda motor, korban di hadang sekitar 15 orang, bahkan pelaku ada yang membawa senjata tajam. Korban nya Ridho Traniti Satriyo (18) pelajar warga Jl. Mayor Zen Irg Jiwa RT 03 RW 11 Kalidoni Palembang. Korban diancam dan di bacok namun berhasil menghindar dan akhirnya korban berhasil melarikan diri dan motornya di ambil tersangka YA.

“Tersangka Jhoni Iskandar kami lumpuhkan kaki kanannya dengan timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap,”terangnya.

Dari tangan para pelaku polisi mengamankan barang bukti tiga unit sepeda motor milik pelaku, satu pucuk senjata tajam jenis pedang, kunci letter T dan baju milik salah satu pelaku.

Sementara itu, tersangka Yosef mengaku dirinhya hanya ikut-ikutan diajak Lekat temannya anak Pulau Gadung, diakuinya ia sudah dua kali ikut beraksi dari hasil menjual sepeda motor korban ia di kasih uang Rp70 ribu.

“Kalau saya ini cuma ikut ikutan teman saja, saya tidak tahu kalau mau membegal. Karena saya waktu itu cuma ingin keluar setelah buka puasa di rumah,”kilahnya.(gS3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed