Antispasi Banjir, Harnojoyo Gelar Apel Siaga

Wali Kota Palembang mengecek pasukan dan peralatan antisipasi banjir
banner 120x600
banner 468x60

GoSumsel – Pemkot Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Selasa (28/12) menggelar apel siaga antisipasi banjir.

Hal ini terkait tingginya curah hujan yang menyababkan banjir di sejumlah wilayah Kota Palembang yang disebabkan fenomenal La Nina.

banner 325x300

Apel siaga yang dipimpin langsung Wali Kota Palembang H.Harnojoyo didampingi Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira Satyaputra S.Ik, Kasdin 0418 Palembang Letkol Inf M.Dasam S.ag, Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa.

Akhir akhir ini jelas Wali Kota Palembang H. Harnojoyo curah hujan yang melanda kota Palembang cukup tinggi, terlebih hujan ekstrim terjadi pada malam Sabtu (25/12) kemarin.

“Hujan yang terjadi Sabtu lalu paling tinggi dalam 32 tahun terakhir,” kata Harnojoyo.

Rilis dari BMKG, kata orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini, curah hujan yang terjadi kemarin lalu, tercatat sebesar 159.7 mm.

“Ini karena aktifnya fenomenal La Nina, dan terjadi curah hujan yang sangat tinggi yang langsung berdampak genanganh disejumlah titik kota ini yang mencapai ketinggian genangan air 1,5 meter, termasuk daerah yang tidak terjadi genangan,” katanya.

Harnojoyo menghimbau, terjadinya curah hujan yang sangat tinggi itu, untuk lebih menjadi perhatian untuk sigap dan siaga pada titik titik kawasan yang berpotensi banjir.

Harnojoyo juga mengungkapkan, saat banjir terjadinya dirinya langsung melakukan pengecekan pompanisasi di kawasan Sungai Bendung, dan diketahui dari enam pompanisasi hanya dua pompa yang bekerja secara maksimal.

“Dengan adanya peristiwa kemarin, saya harapkan adanya rekontruksi terhadap sistem pompanisasi,” tegasnya.

Mengantisipasi terjadinya genangan ini, diperlukan meningkat fungsi saluran air terutama gorong gorong.

“Diperlukan juga pendekatan lebih intesif kepada masyarakat akan sosialisasi akan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan gotong royong,” ajaknya.

Dan tak kalah pentingnya untuk menertibkan bangunan bangunan yang menyalahi peruntukan menutupi saluran air.

“Kita juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mewaspadai cuaca ekstrim ini,”tandasnya.(gS1)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *