Muba  

Tragedi Berdarah Hebohkan Warga Kayu Are

Aparat melakukan olah TKP
banner 120x600
banner 468x60

GoSumsel – Tragedi Berdarah hebohkan warga Jalan Nazom Narawi RT 26 RW 06, Kelurahan Kayu Are Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Pria paruh baya yang diketahui bernama Basaria (60), tewas terkapar dengan bersimbah darah, Kamis (17/2) sekira pukul 09.00 WIB.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) personel dari Satreskrim Polres Muba bersama Tim Reskrim Polsek Sekayu, yang sebelumnya sudah mengantongi identitas pelaku, langsung bergerak.

banner 325x300

Kurang dari dua jam dari peristiwa berdarah itu, polisi berhasil mengamankan pelaku. Pelaku yang diketahui identitasnya yakni Agung Lestari (31). Dia berhasil ditangkap sekira pukul 10.00 WIB.

Peristiwa berdarah yang terjadi di halaman rumah korban Basari, bermula saat pelaku Agung Lestari datang ke lokasi untuk bersih – bersih lahan yang berada di samping rumah korban. Sewaktu bersih-bersih, pelaku melihat ada patok terpasang di lahannya. Diduga dipasang oleh korban.

Oleh pelaku, patok tersebut dicabut lalu dilemparkan ke halaman rumah korban. Di sana korban melihat kenapa patok dilempar ke rumahnya. Selang berapa lama, antara korban dan pelaku sempat cekcok mulut dan terjadilah peristiwa saling bacok.

Diduga kalah tenaga, Basaria terkena bacokan yang mengenai leher bagian kiri, pelipis, dan luka sayat di bagian dada, hingga korban tersungkur dan bersimbah darah meninggal di tempat kejadian.

Melihat korban sudah bersimbah darah, langsung pulang ke rumah di kawasan Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu.

Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy, melalui Kasat Reskim AKP Dwi Rio Andrian, didampingi Kapolsek Sekayu AKP Robi Sugara, mengatakan korban mengalami empat luka sabetan senjata tajam.

“Luka di bagian pelipis, bahu sebelah kiri, dan di dada serta di leher” jelas Kasat Reskrim, saat dikonfirmasi.

Mengantongi identitas terduga pelaku,
Polsek Sekayu dan Tim Pidum Polres Muba, berhasil mengamankan pelaku

“Tidak berlama-lama, pelaku telah kita amankan di kediamannya dan kita bawa ke Polres Muba,” kata Dwi.

“Terduga pelaku bernama Agung Lestari, warga Lumpatan Sekayu. Pelaku diamankan tanpa perlawanan sekitar pukul 10.00 WIB,”jelasnya lebih lanjut.

Peristiwa tersebut diduga dilatar belakangi perselisihan patok batas tanah, di samping rumah korban, diduga sudah konflik dua tahun lalu.

“Dugaan sementara karena patok batas tanah antara korban dan pelaku. Di mana pelaku pertama kali mencabut patok. Karena tidak senang terjadilah keributan,”tandasnya.(gS/ba)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *