GoSumsel – Kepala Sekolah SMA Negeri 20 Palembang, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyangkut soal uang komite, dimana menurut Kepsek SMA Negeri 20 Dra Hj Indira Kelana Sopuan, M.Si, judul berita dengan kata – kata berang, berang itu dimananya.
“Yang dikatakan berang itu dimananya, kalau saya marah – marah, atau apa sebagainya, ini tidak. Lagian sang wartawan juga konfirmasi via WhatsApp, tidak bertemu secara tatap muka, terus judulnya berang,”jelasnya kepada redaksi GoSumsel, Minggu (16/11/2025).
Menurutnya, antara isi berita dan judul tidak ada korelasi. “Tolong wartawan membuat berita sesuailah dengan isi,” pintanya.
Soal Uang Komite
Wanita yang akrab disapa Iin ini menjelaskan terkait uang komite, dimana menurutnya itu sesuai dengan kesepakatan wali murid.
“Wali murid dan komite telah melaksanakan rapat, dan itu telah dilakukan di awal tahun ajaran, dan mereka telah sepakat. Itu juga sifatnya infaq,”jelasnya.
Infaq disini, tidak ditentukan besarannya, dan apabila ada wali murid yang tidak mampu, ya silakan melapor pada komite.
“Jadi kalau ada yang keberatan atau apa jangan buat cerita kesana kemari, tolong datang ke pihak komite dan dibicarakan baik — baik,”ucapnya.
Hubungan Komite dan Sekolah
Dalam wawancara tersebut dirinya juga menerangkan bila, pihak sekolah terbantukan dengan dananya infaq uang komite dari wali murid.
“Jadi kita membuat sebuah program, apa yang akan dilakukan pihak sekolah, dan Alhamdulillah berkat uang bantuan dari orang tua siswa, kita bisa buat ruang belajar baru,”jelasnya.
“Ya sekali lagi, itu sifatnya dikelola komite, dan infaq dari siswa untuk siswa, bukan untuk guru, apalagi saya sebagai kepala sekolah,”tandasnya.(gS4)













