Sosok Almarhum Antasari Azhar di Mata Bonyamin Saiman

Foto kenangan Bonyamin Saiman (baju hitam) ketika mendampingi proses hukum almarhum Antasari Azhar (foto : dok Bonyamin Saiman)

GoSumsel – Praktisi hukum Bonyamin Saiman, merasakan kehilangan figur atas wafatnya mantan Ketua KPK RI, Antasari Azhar. Yang menurut Ketua Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), almarhum banyak memberikan contoh keteguhan hukum.

Nilai-nilai beliau dalam keteguhan untuk proses hukum, meskipun korban merasa korban dari kriminalisasi, tetapi tetap menghormati hukum, menjadikan sebuah contoh.

Dalam kenangannya bersama almarhum, yang ia dampingi ketika berproses hukum di Mahkamah Konstitusi, almarhum menolak untuk makan di restoran, disanalah ia mendapatkan suatu nilai pembelajaran.

“Waktu itu almarhum menolak makan di restoran dan minta di belikan nasi bungkus, makan di dalam mobil, dan setelah itu memilih kembali ke “pesantren”, disitu saya mendapat pelajaran tentang patuh terhadap hukum,”ucapnya kepada redaksi GoSumsel melalui sambungan seluler, Sabtu (8/11/2025).

Tidak hanya sampai disitu, pernah juga almarhum menolak pulang ke rumah usai menikahkan putri keduanya, padahal telah mendapatkan izin selama tiga hari.

“Beliau tidak mau menginap di rumah, meskipun petugas yang mendampingi minta menginap, itulah teladan beliau,” tandasnya.

Untuk diketahui, Mantan Ketua KPK RI Antasari Azhar tutup usia usia pagi tadi sekira pukul 10.57 WIB.(gS1)