Tinjau Revitalisasi BKB, Herman Deru Beri Masukan untuk Ratu Dewa

Gubernur H Herman Deru meninjau revitalisasi BKB (foto : D.Iskandar)

GoSumsel – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Senin (24/1/2025) meninjau pembangunan revitalisasi pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), didampingi Wali Kota Palembang Drs H Ratu Dewa.

Dalam kesempatan tersebut, suami Hj Febrita Lustia ini memberikan beberapa masukan kepada Wali Kota Ratu Dewa, yang mana Herma Deru meminta Ratu Dewa mempertahan fungsi pelataran BKB serta keindahannya.

“Di sini banyak kegiatan digelar, seperti senam, upacara, tabligh akbar, hingga pentas budaya. Pelataran ini terakhir direhabilitasi sekitar 20 tahun lalu. Kini, Pak Wali berinisiatif melakukan revitalisasi untuk memperbaiki fungsi sekaligus memperindah pelataran Benteng Kuto Besak ini,” ujarnya.

Deru juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kawasan setelah revitalisasi pelataran Benteng Kuto Besak hingga selesai. “Ini citra kita. Semua wisatawan pasti ke Benteng Kuto Besak. Karena itu harus kita jaga bersama,” katanya.

Dikesempatan itu juga ia mengapresiasi langkah Wali Kota memasang CCTV demi keamanan sehingga kejadian-kejadian tak diinginkan dapat diminimalkan.

“ Itu untuk preventif tapi yang paling penting itu adalah rasa memiliki yang tinggi bagi masyarakat , tidak berkeinginan untuk merusak ini,”katanya.

Deru berjanji siap membantu lanjutan revitalisasi Benteng Kuto Besak ini
Selain itu, Gubernur Deru juga menyinggung ikon patung belido yang merupakan bantuan PT Bukit Asam, yang rencananya akan direvitalisasi kembali sesuai desain konsultan yang disetujui para budayawan.

Walikota Palembang Ratu Dewa menjelaskan revitalisasi BKB, yang mana ini konstruksi awal, dan tahap ke dua di tahun 2026.

“Sesuai arahan pak Gubernur, ini ada budayawan, sejarawan dan seniman , jadi diujung dalam Kesdam II nanti atas bantuan pak Gubernur akan dibuat miniatur rumah Sultan Mahmud Badaruddin II nanti keluarnya di Lawang Borotan setelah itu sultan dibawa ke Ternate ,”katanya.

Selain itu menurutnya dari Bapeda Palembang sudah melakukan koordinasi dengan Kodam II Sriwijaya dan rencana ini pihaknya sudah buat master plannya untuk revitalisasi BKB ini.

“Disini kita tata dan kita perbaiki termasuk pengecatannya juga , termasuk toilet disitu banyak masukan warga masyarakat itu kita perbaiki juga dan disini ada mushola juga tapi kecil dan Benteng Kuto Besak ini asli belum pernah di pugar,”katanya.

Selain itu ada dua tower Ampera pihaknya berharap dengan bantuan Gubernur dan pihak Balai Jalan supaya bisa difungsikan bisa naik dan turun.

“Kalau itu bisa di fungsikan, Insya Allah tinggal pengelolaannya dari nasional ke kita, SOPnya kita buat di bawah , secara bergantian ke atas naik lift , itu juga tidak bisa terlalu banyak karena kapasitas diatasnya 24 orang, maksimal,”katanya.

Dewa bersyukur walaupun anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 kota Palembang dikurangi tapi pihaknya bersyukur lantaran revitalisasi BKB di bantu , revitalisasi Air Mancur dibantu Gubernur Sumsel.(D.Iskandar)