GoSumsel – Alumni Lemhannas Republik Indonesia PPRA 54, Erry Gustion, menyampaikan surat terbuka kepada Gubernur Lemhannas RI sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika yang terjadi di tubuh Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL). Dalam surat tersebut, ia meminta agar Gubernur Lemhannas selaku Pembina IKAL menjalankan ketentuan AD/ART organisasi, khususnya terkait pelaksanaan Munas V IKAL pada 23 Agustus 2025.
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. telah dipilih secara sah sebagai Ketua Umum IKAL Lemhannas periode 2025–2030.
“Sebagai organisasi yang berlandaskan konstitusi, keputusan Munas sebagai forum tertinggi harus dihormati dan dilaksanakan,” ujar Erry melalui sambungan seluler, Senin (1/12/2025)
Erry menegaskan bahwa DPP IKAL periode 2020–2025 telah dinyatakan demisioner, sesuai masa bakti yang berakhir pada 5 Oktober 2025, sehingga tidak lagi memiliki kewenangan kelembagaan maupun legal untuk bertindak atas nama IKAL.
Menjaga Marwah IKAL dan Lemhannas RI
Erry menyampaikan keprihatinan bahwa keterlambatan pelantikan dan munculnya klaim sepihak telah menimbulkan kegelisahan luas di kalangan alumni.
Menurutnya, tanpa langkah tegas dan konstitusional, terdapat risiko serius, yakin IKAL Lemhannas dapat terpecah dan kehilangan legitimasi moral maupun struktural, Lemhannas RI sebagai lembaga negara dapat terseret konflik internal alumni.
Dilain itu, Reputasi Lemhannas di mata pemerintah dan masyarakat internasional dapat terdampak dan Peran strategis IKAL sebagai perekat nilai kebangsaan dan persatuan dapat terhambat
“Lemhannas tidak boleh menjadi arena kepentingan politik praktis atau pihak tertentu yang tidak lagi memiliki legitimasi organisasi,” tegasnya.
Permohonan kepada Gubernur Lemhannas
Dengan penuh hormat, Erry memohon agar Gubernur Lemhannas segera melantik Ketua Umum terpilih dan mengukuhkan kepengurusan hasil Munas V.
Ia percaya bahwa keputusan tegas Gubernur Lemhannas akan, Mengakhiri kegaduhan secara damai dan bermartabat, Menjaga kehormatan IKAL dan Lemhannas sebagai institusi kebangsaan, Mencegah eskalasi konflik yang tidak perlu, dan Menjadi teladan kepemimpinan kenegarawanan sesuai nilai Pancasila
“Kami menyampaikan surat terbuka ini dengan tulus, tanpa kepentingan pribadi, selain panggilan moral untuk menjaga kehormatan Lemhannas dan persatuan keluarga besar IKAL,” tutup Erry.
Tentang IKAL Lemhannas
IKAL Lemhannas adalah organisasi alumni yang beranggotakan para pimpinan strategis nasional di berbagai bidang, yang berkomitmen memperkuat ketahanan nasional dan membangun karakter kepemimpinan kebangsaan.(gS1)













