GoSumsel – Kepolisian Resor Banyuasin, Sumatera Selatan, akan memberlakukan sistem buka tutup lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Kilometer 71 pada 30–31 Januari 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung proses pemasangan girder pada proyek pembangunan jalan tol di wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi, menjelaskan bahwa pemasangan girder merupakan tahap penting dalam pembangunan konstruksi tol. Proses tersebut membutuhkan area kerja yang steril karena melibatkan alat berat dan pengangkatan struktur beton dengan bobot besar, sehingga demi keselamatan tidak memungkinkan kendaraan melintas di bawah lokasi pekerjaan.
“Pemasangan girder membutuhkan pengamanan maksimal karena menggunakan peralatan besar dan material berat. Oleh karena itu, arus lalu lintas harus diatur sementara,” ujar Suwandi saat dikonfirmasi, Selasa (27/01/2026).
Selama pemberlakuan buka tutup jalan, pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif bagi pengguna jalan. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin juga akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk membantu pengendara dan mengantisipasi potensi kemacetan.
“Kami menempatkan petugas di lokasi penutupan dan persimpangan jalan untuk mengarahkan arus kendaraan. Pengendara diharapkan mematuhi arahan petugas dan rambu sementara yang telah disediakan,” jelasnya.
AKP Suwandi juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi angkutan barang dan kendaraan jarak jauh, agar dapat menyesuaikan waktu perjalanan atau memilih rute alternatif selama proses pemasangan girder berlangsung.
Penutupan sementara ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan ruas tol di Kabupaten Banyuasin. Keberadaan tol tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan kendaraan, dan mematuhi petunjuk petugas selama melintasi jalur pengalihan demi keselamatan bersama.(yns)












