Pemkot Palembang Tanggung Biaya Pengobatan Aris Munandar

Aris Munandar dibawa ke RSUD Bari, untuk mendapat pengobatan

GoSumsel – Mendapat kabar, ada salah satu warga yang selama delapan bulan terbujur kaku tak berdaya di atas kasur, Pemerintah Kota Palembang melakukan pengecekan kondisi Aris Munandar warga Jalan Kiemas Rindo Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang, Senin (11/5).

Bersama instansi terkait, Wakil Walikota Palembang,
mengbawa Aris Munandar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.

Suami Asruni ini hanya bisa terbaring ditempat tidur sejak luka bakar melepuh akibat tersengat aliran listrik saat memasang instalasi rangka baja disalah satu rumah warga beberapa bulan lalu.

“Kejadian Bapak Aris Munandar ini sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu, hari ini kita lihat memang kondisinya semakin parah, oleh karena itu kita putuskan untuk bawa ke RSUD Bari,” kata Fitrianti Agustinda.

Lebih lagi, Aris yang terbaring di bedeng pabrik karet PT Prasidha Aneka Niaga ini, kian hari sakit dan ngilu kerap dirasakannya, pada bagian tangan kananya, yang lebih dahulu diamputasi akibat sengatan listrik tersebut.

“Karena kita lihat sendiri, luka bakarnya sudah sangat serius dan tidak bisa lagi untuk diobati hanya sekedar rawat jalan jadi ini memang harus mendapatkan perawatan yang memang prima dari Rumah Sakit,” ujar Fitri.

Untuk biaya sendiri, Fitri menjelaskan bahwa dalam perawatan serta pengobatan Aris Munandar, pihak Pemkot juga akan menanggung semuanya.

“Seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah kota sampai dengan sembuh. Sudah saya titip juga dengan Ibu Makiani dan ini nantinya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah kota Palembang,” ucapnya.

Diketahui juga, bahwa selain mengunjungi Aris Munandar, Wakil Walikota Palembang tersebut juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi warga sekitar serta membagikan bantuan paket sembako dari dana pribadinya sendiri.

“Kebetulan juga tadi kita membawa sembako dan juga masker untuk kita bagikan guna membantu masyarakat disekitar dalam menghadapi musibah Covid-19 saat ini,”singkatnya.(gS1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *