GoSumsel – DA (16) warga Jalan Printis Kemerdekaan Bandar Lampung, mendatangi Polrestabes Palembang, Jumat (22/4) lalu lantaran melaporkan ibu M (45) dan saudarnya yang disekap oleh seorang pria.
Berdasarkan informasi yang di dapat, Ibunya tersebut berpamitan sejak 02 Januari 2022, tanpa pernah kembali kerumah dan memberikan kabar kepada DA.
Namun, DA mendapatkan kabar pada bulan Februari 2022 memalui pesan whatsappsnya (WA), yang menuliskan bahwa korban telah di sekap dan di siksa oleh seorang laki laki yang merupakan teman kumpul kebonya.
Kemudian pada tanggal 21 April 2022, DA kembali mendapat pesan WA dari korban, kalau korban masih di sekap dan dipukuli hingga babak belur, dan leher korban ditusuk oleh pelaku, serta anak korban yang berumur 5 tahun sering mendapat penganiayaan oleh pelaku.
Merasa takut terjadi hal yang tidak diinginkan, DA mendatangi Polrestabes Palembang untuk melaporkan atas peristiwa yang dialami oleh ibu kandungnya tersebut.
Dengan cepat Satreskrim Polrestabes Palembang melalui Unit PPA dipimpin Kanit PPA Iptu Fifin Sumailan langsung mendatangi TKP yang berada di Komplek Gregreen 2 Blok C no 47 RT 01/ 01 Kelurahan Karya Mulia Kecamatan Sematang Borang Palembang, Jumat (29/4) siang.
Dan benar saja Ibu DA ditemukan disebuah rumah bersama dengan 1 orang perempuan dan 2 orang anak-anak dalam keadaan yang masih hidup.
“Sementara ini menurut sInformasi dari korban bahwa korban M atau ibu dari DA dititipkan oleh ke tetangga pelaku, selama pelaku bekerja. tetangga itu juga diancam agar tidak pergi dari rumah tersebut dan bila korban maka pelaku mengancam korban akan membunuhnya,” Ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi kepada wartawan, Jumat (29/4).
Saat diamankan terangnya, pelaku tidak ada ditempat dan pihaknya saat ini masih mengejar pelaku dan telah mengetahui identitasnya.
Sementara Itu ibu dan saudaranya masih berada di Polrestabes Palembang guna dimintai keterangan lebih mendalam.(hw)













