Persentase Kemajuan Kota Palembang Satu Tahun Kepemimpinan RDPS

Ratu Dewa -- Prima Salam (RDPS)

GoSumsel – Genap satu tahun kepemimpinan Wali Kota Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam, berbagai capaian pembangunan di Kota Palembang mulai terlihat. Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang meningkat, hingga perbaikan tata kelola pemerintahan.

Ratu Dewa menyampaikan bahwa salah satu capaian yang paling signifikan adalah turunnya angka kemiskinan menjadi satu digit dalam satu tahun terakhir. Selain itu, pertumbuhan ekonomi kota juga mengalami kenaikan dari 5,3 persen menjadi 5,8 persen. Kenaikan tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha serta daya beli masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) turut mengalami peningkatan dari 82 persen menjadi 83,27 persen. Pemerintah kota menilai capaian ini merupakan hasil dari program pembangunan yang dirancang secara terarah dan berkelanjutan.

Dalam upaya memperbaiki infrastruktur, pemerintah kota melakukan percepatan perbaikan jalan di berbagai tingkatan, mulai dari jalan lingkungan hingga jalan utama. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi disebut berjalan efektif sehingga sejumlah ruas jalan kini lebih layak dan nyaman dilalui.
Pembenahan penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi prioritas. Permasalahan lampu jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan masyarakat kini berangsur teratasi. Pemerintah menargetkan seluruh wilayah kota memiliki pencahayaan yang optimal pada malam hari.

Revitalisasi sejumlah ikon kota turut dilakukan, di antaranya kawasan Benteng Kuto Besak serta penataan ulang pencahayaan Jembatan Ampera yang kini tampil lebih menarik saat malam hari.

Penanganan Stunting dan Banjir
Di sektor kesehatan, Pemkot menerapkan pola “bapak asuh” dalam penanganan stunting. Jumlah kasus yang sebelumnya di atas 200 kini turun menjadi 149 kasus. Penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan intervensi gizi dan pendampingan keluarga.

Untuk mengatasi persoalan banjir, pemerintah kota memperoleh dukungan pendanaan melalui skema pinjaman urban senilai Rp475 miliar dari Kementerian PUPR. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan serta pelebaran drainase di tiga kecamatan dan optimalisasi sistem pompanisasi agar berfungsi maksimal saat curah hujan tinggi.

Reformasi Kinerja ASN dan Digitalisasi
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Wali Kota rutin melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sepanjang satu tahun, puluhan aparatur sipil negara (ASN) telah diberikan sanksi administratif sebagai bagian dari upaya peningkatan disiplin dan kualitas pelayanan publik.

Kebijakan ASN menggunakan transportasi umum pada waktu tertentu juga diterapkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan kemacetan dan pembiasaan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Di bidang teknologi, pemerintah kota memasang puluhan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah ruas protokol dan titik strategis kota yang dapat dipantau secara langsung, guna meningkatkan keamanan dan transparansi.

Dukungan Program Nasional
Pemerintah Kota Palembang juga menyatakan dukungan terhadap berbagai program nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, gerakan kebersihan rutin yang melibatkan seluruh OPD setiap akhir pekan terus digalakkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan RD–PS, pemerintah kota menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan dan pelayanan publik demi mewujudkan Palembang yang semakin maju dan sejahtera.(yns)