GoSumsel – Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang meningkatkan langkah pencegahan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar penyuluhan kesehatan serta membagikan masker kepada pegawai dan warga binaan, Rabu (16/09/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Dalam Lapas sejak pukul 08.30 WIB itu diikuti seluruh pegawai dan warga binaan. Materi disampaikan oleh petugas kesehatan Lapas dengan fokus pada dampak kualitas udara yang buruk terhadap kesehatan serta berbagai langkah perlindungan yang dapat dilakukan.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta segera melaporkan apabila mengalami keluhan kesehatan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, mengatakan kesehatan pegawai dan warga binaan merupakan perhatian yang harus dijaga bersama, terutama ketika kualitas udara sedang kurang baik.
“Melalui penyuluhan dan pembagian masker ini, kami ingin meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menerapkan langkah pencegahan, terlebih di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar Desi.
Setelah penyuluhan selesai, Desi bersama petugas kesehatan membagikan masker secara langsung kepada pegawai dan warga binaan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi paparan udara yang kurang sehat selama aktivitas di lingkungan Lapas.
Dokter Madya Lapas Perempuan Palembang, dr. Windy Kirani, juga mengimbau seluruh pegawai dan warga binaan agar tidak mengabaikan gejala atau keluhan kesehatan yang muncul.
Menurutnya, penggunaan masker merupakan salah satu upaya perlindungan yang dapat dilakukan. Selain itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memperhatikan kondisi tubuh juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kualitas udara yang kurang baik.
“Jika mengalami keluhan kesehatan, segera sampaikan kepada petugas klinik agar dapat ditindaklanjuti dan memperoleh penanganan yang tepat,” jelas Windy.
Salah seorang pegawai, Sheeny, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat karena tidak hanya membagikan masker, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai cara menjaga kesehatan saat kualitas udara menurun.
“Pembagian masker juga membantu kami lebih waspada dan melindungi diri saat beraktivitas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang terus memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Edukasi dan perlindungan dasar tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepedulian seluruh penghuni Lapas terhadap kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi pelaksanaan tugas serta program pembinaan.(yns)












