Festival Sriwijaya 2026 Resmi Berakhir, Ditutup Meriah dengan Seni Budaya dan Hiburan Rakyat

Penutupan festival Sriwijaya 2026 (foto : gS2)

GoSumsel – Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 resmi berakhir dan ditutup oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Apriadi di Kompleks Dekranasda Sumsel, Palembang, Minggu (17/5/2026) malam.

Penutupan festival berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat yang memadati area festival sejak sore hari. Berbagai rangkaian hiburan budaya, pertunjukan seni, hingga pembagian hadiah menjadi penutup kemeriahan Festival Sriwijaya 2026 yang telah berlangsung selama tiga hari.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan seni budaya dari Kota Lubuklinggau melalui pertunjukan Gentayu Ulak Dalam yang menampilkan kekayaan seni tradisional khas daerah tersebut. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan pengunjung festival.

Selain pertunjukan budaya, panitia juga menggelar pembagian hadiah Sriwijaya Kite Fighting yang menjadi salah satu daya tarik Festival Sriwijaya tahun ini. Kegiatan tersebut meliputi lomba layangan aduan Reko 80 serta lomba mewarnai layangan yang diikuti peserta dari berbagai kalangan.

Sorak sorai peserta dan pengunjung mewarnai suasana saat para pemenang menerima hadiah di panggung utama Festival Sriwijaya 2026.

Sriwijaya Kite Fighting sendiri menjadi salah satu hiburan favorit masyarakat selama festival berlangsung. Atraksi layang-layang di langit Palembang menghadirkan suasana nostalgia sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dan keluarga yang hadir menikmati festival budaya terbesar di Sumatera Selatan tersebut.

Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Apriadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026.

Menurutnya, Festival Sriwijaya bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga bagian penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Sumatera Selatan.

Ia berharap Festival Sriwijaya terus berkembang menjadi event budaya unggulan yang mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Festival Sriwijaya menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus momentum untuk terus menjaga budaya dan sejarah Sumatera Selatan agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang,” ujarnya.

Malam penutupan Festival Sriwijaya 2026 semakin meriah dengan penampilan band The Asterix yang sukses menghibur ribuan penonton di area utama Dekranasda Sumsel.

Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 sendiri sebelumnya resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan kembali mencatat prestasi membanggakan dengan enam kali berturut-turut masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Sriwijaya menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, pameran UMKM, wisata kuliner, hiburan rakyat, hingga seni tradisional yang disambut antusias masyarakat dan wisatawan.(gS2)