Mimpi Siti Fatimah Miliki Rumah Layak Huni Terwujud Jelang Hari Jadi Palembang

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa meresmikan rumah yang telah dibedah (foto : gS1)

GoSumsel – Peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 tahun ini tidak hanya diramaikan oleh berbagai kegiatan seremonial dan pembangunan fisik kota.

Di tengah semarak perayaan tersebut, Pemerintah Kota Palembang menghadirkan wujud kepedulian yang langsung dirasakan masyarakat melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Melalui Program Palembang Peduli, Pemerintah Kota Palembang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang resmi memulai pemugaran rumah milik Siti Fatimah, warga Jalan Kemas Rindo RT 35 RW 06, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.

Kegiatan simbolis peletakan awal pembangunan pada Kamis (4/6/2026), itu dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Menurut Dewi, keberadaan rumah yang layak bukan hanya berfungsi sebagai tempat berteduh dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi ruang utama bagi tumbuh kembang keluarga, pembentukan karakter anak, serta terciptanya lingkungan yang sehat dan aman.

“Rumah merupakan tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan pertama bagi anak-anak, serta pondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, ketersediaan rumah yang layak huni adalah kebutuhan dasar yang sangat penting,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi tersebut, manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang hidup dalam keterbatasan.

Dewi juga mengapresiasi BAZNAS Kota Palembang, para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang terus mendukung program kemanusiaan tersebut.

Menurut Dewi, pembangunan kota tidak semata-mata diukur dari megahnya gedung dan infrastruktur, melainkan dari meningkatnya kualitas hidup masyarakatnya.

“Momentum Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti inilah yang harus terus kita jaga sebagai warisan luhur bangsa,” katanya.

Program bedah rumah yang dilaksanakan kali ini memiliki makna tersendiri karena merupakan unit ke-26 yang berhasil direalisasikan BAZNAS Kota Palembang sepanjang tahun 2026.

Capaian tersebut sekaligus menandai keberhasilan separuh perjalanan dari target tahunan sebanyak 52 rumah yang akan direvitalisasi.

Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs M. Ridwan Nawawi, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu upaya konkret dalam membantu masyarakat prasejahtera sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Palembang.

Selain menghadirkan hunian yang lebih aman dan sehat, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan serta memberikan rasa nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki secara produktif. Rumah Ibu Siti Fatimah ini adalah yang ke-26. Dengan sisa waktu yang ada di tahun 2026, kami optimistis target 52 unit rumah tidak layak huni dapat rampung dibedah seluruhnya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ridwan.

Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

Karena itu, pihaknya akan terus menjaga transparansi dan memastikan dana yang terkumpul tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Di sisi lain, kebahagiaan tidak dapat disembunyikan dari wajah Siti Fatimah dan keluarganya.

Rumah yang selama ini mereka tempati dalam kondisi memprihatinkan, akan berubah jadi hunian yang lebih aman, sehat, dan layak untuk tinggal.

Dengan mata berkaca-kaca, Siti Fatimah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarganya.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kota Palembang, BAZNAS Kota Palembang, dan PKK Kota Palembang. Alhamdulillah, rumah kami sekarang akan menjadi lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” tuturnya.

Program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Jadi Kota Palembang tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik kota, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.(gS1)