PMPB Sumsel Beri Panggung Gen Z, Lomba Pidato Tiga Bahasa dan Hadroh Banjir Apresiasi

Kolase lomba pidato tiga bahasa dan hadroh yang digelar PMPB Sumsel (GoSumsel)

GoSumsel – Suasana Palembang Square Mall (PS Mall) mendadak semarak. Antusiasme pengunjung terlihat saat menyaksikan penampilan para peserta lomba pidato tiga bahasa dan hadroh yang digelar Gerakan Muda (Gen Z) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini dinilai mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah bakat, keberanian, kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya Islami.

Salah seorang pengunjung PS Mall, Ikhwan, mengapresiasi kegiatan yang digelar PMPB Sumsel tersebut.
Menurutnya, kehadiran lomba hadroh menjadi hal positif di tengah perkembangan generasi muda yang semakin dekat dengan budaya populer.

Salah satu tim hadroh yang tampil

“Hadrah sangat bagus, apalagi untuk Gen Z. Menurut saya, sekarang banyak anak muda yang kurang mengenal atau menyukai hadroh. Semoga kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap hadroh,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Deby Safitri, warga Macan Kumbang. Ia menilai lomba pidato tiga bahasa menjadi kegiatan yang menarik karena tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga kreativitas peserta dalam menyampaikan pesan di hadapan publik.

Salah satu peserta yang tampil dalam lomba pidato tiga bahasa (foto. : Epen Permata)

“Pidato tiga bahasa ini sangat bagus. Peserta dituntut mampu membuat penampilan menjadi menarik, termasuk mengombinasikan bahasa dengan cara yang kreatif,” tuturnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Ikhram, mengatakan perlombaan tersebut dibuka untuk kategori umum dan pelajar.

“Untuk kategori pidato umum diikuti 30 peserta, sedangkan kategori pelajar tingkat SMA diikuti sebanyak 60 peserta. Peserta termuda dari kategori umum berusia 15 tahun. Sementara untuk lomba hadroh, terdapat 31 tim yang ikut berkompetisi,” jelasnya, Sabtu (8/8/2026) malam

Kabid Pendidikan PMPB Sumsel H Herman Wijaya berikan penjelasan terkait lomba yang dilaksanakan (foto : Epen Permata)

Sementara itu, Ketua Umum PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya melalui Kepala Bidang Pendidikan, Herman Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PMPB Sumsel dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Ini merupakan bagian dari upaya PMPB Sumsel memberikan ruang kepada Gen Z untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Herman.

Menurutnya, kompetisi yang dikemas secara positif tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan sesuai bidang yang dilombakan sekaligus membangun kepercayaan diri, sportivitas, kedisiplinan, serta sikap saling menghargai.

PMPB Sumsel, lanjut Herman, berkomitmen menjadikan lomba pidato tiga bahasa dan hadroh sebagai agenda rutin tahunan.

“Insya Allah ini akan menjadi program tahunan PMPB Sumsel ke depan. Kami akan terus mengembangkan kegiatan ini agar cakupannya semakin luas dan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai kalangan,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Mewakili Gubernur Sumsel, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif yang digagas PMPB Sumsel.

Menurutnya, lomba pidato dan hadroh memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan potensi generasi muda. Kompetisi bukan hanya menjadi wadah untuk mengukur kemampuan, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk tampil di hadapan publik sekaligus membangun rasa percaya diri.

“Perlombaan seperti pidato dan hadroh penting dalam mendukung perkembangan potensi generasi muda. Kompetisi tidak hanya menjadi sarana mengukur kemampuan, tetapi juga memberikan pengalaman bagi peserta untuk tampil di hadapan publik dan membangun kepercayaan diri,” tandasnya.(gS2)