GoSumsel – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhumah Githa Putri Wijaya, yang meninggal dunia akibat tenggelam bersama rekannya, Jasmine Arbian Pratista, di kolam bekas galian di belakang kawasan perumahan mereka pada Sabtu sore lalu.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan bersama PAC Alang-Alang Lebar mengunjungi rumah duka di Perumahan Asad Regency 3, Jalan Betutu Lama, Palembang, Selasa (23/6/2026).
Rombongan PMPB yang dipimpin Ketua Rescue PMPB, Maruli, menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan tali kasih dan bantuan paket sembako dari Ketua Umum PMPB Sumsel, M Yusuf Malaya, kepada keluarga korban.

“Kami hadir untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari Bapak Yusuf Malaya. Semoga bantuan tali kasih ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ujar Maruli.
Menurutnya, kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan PMPB merupakan bagian dari komitmen dan kepedulian yang selama ini terus digaungkan oleh M Yusuf Malaya kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah dan kesulitan.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian Bapak Yusuf Malaya kepada masyarakat. PMPB akan terus hadir di tengah warga yang membutuhkan bantuan dan dukungan,” katanya.
Maruli juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga Ibu Eva dan keluarga diberikan ketabahan, keikhlasan, serta kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi ujian ini,” tambahnya.
Sementara itu, Eva Novalina, S.Pd, ibunda almarhumah Githa Putri Wijaya, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh PMPB Sumsel dan M Yusuf Malaya.
Ia mengaku terharu atas kunjungan yang dilakukan dan berharap PMPB terus menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan bantuan dari Bapak M Yusuf Malaya serta keluarga besar PMPB. Semoga PMPB semakin maju dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucap Eva.
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong masih terus hidup di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat musibah yang menimpa keluarga. (Epen Permata)












