Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumsel

Aksi Mahasiswa di kantor Gubernur, dalam menolak UU Cipta Kerja

GoSumsel – Berbagai elemen mahasiswa, dari perguruan tinggi di Palembang, Jumat (9/10) mengepung kantor Gubernur Sumsel di kawasan Jalan Kapten A Rivai.

Pantauan di lokasi tampak mahasiswa kembali bentrok dengan tim satuan pengamanan Satuan Polisi Pamong Praja, usai Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya menolak menyatakan sikap menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Mawardi mengatakan kepada Mahasiswa bahwa dirinya belum mempelajari draft undang-undang tersebut. Sedangkan mahasiswa menginginkan sang Wagub segera menandatangani penolakan UU.

Alhasil, lemparan botol dari mahasiswa hampir mengenai Mawardi. Dirinya langsung diamankan oleh Satpol PP Sumsel ke dalam kantor Gubernur.

Usai bentrokan pecah lemparan botol mineral masih menyasar kearah Satpol PP dan Polisi yang berjaga.

Sejauh ini masa aliansi mahasiswa masih menunggu di depan kantor Gubernur. Mereka ingin Mawardi menandatangani pernyataan sikap untuk menolak UU itu.

“Kami akan print lagi kertas pernyataan sikap dan ditandatangani. Kalau alasannya kertas basah karena hujan, kami akan print yang baru,” ujar salah satu kordinator mahasiswa.(gS2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *