GoSumsel – Sopianto alias Apek (30), diamankan Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, usai
melakukan penipuan saat bertransaksi Cash On Delivery (COD). Dimana Apek melakukan aksi penipuannya bersama dua orang teman masih DPO.
Yang mana kejadian ini berawal, ia bersama kedua temannya memasang iklan menjual sepeda motor. Pada Senin (8/3) malam. Keduanya pun bertemu dengan calon pembeli diketaui merupakan pasutri di Jalan Nurdin Panji samping SPBU Kelurahan, Sukamaju Kecamatan, Sako.
Ketika di lokasi kejadian para pelaku mengambil uang Rp 1.9 juta rupiah dan menusuk korbannya dan sepeda motor yang akan di jual dibawak lari oleh para pelaku.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi melalui Kanit Unit 2 Kompol Bahtiar mengatakan, kami berhasil menangkap pelaku 365 dimana modusnya dengan cara menjual sepeda motor di media sosial dengan harga Rp 1.9. setelah mendapatkan calon pembelinya, disepakati lokasi bertemu, disana tindak pidana terjadi.
“Ketika bertemu, para pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengambil uang korban, setelah uang diambil mereka berpura-pura mengambil motor dengan korban,”terang Kompol Suryadi, Selasa (16/3)
“TKP sepi, mereka melakukan penusukan mengenai tubuh istri korban bagian ketiak tembus ke payudaranya,”sambungnya lebih lanjut.
Setelah kejadian tersebut korban pun melaporkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan tersebut kami berhasil menangkap satu dari tiga pelaku, pelaku yang kita aman ini merupakan bagian esikusi penusukan terhadap korbannya.
“Untuk dua orang masih berkeliaran agar menyerahkan diri kalau tidak akan diberikan tindakan tegas,”terangnya
“Satu orang pelaku ini kami tangkap dan dari keterangan Apek yang menusuk korban, untuk dua orang pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Kalau tidak akan memberikan tindakan tegas,” tegas Kanit 2 ini.
Sementara saat diwawancarai awak media, pelaku mengelak kalau dirinya melakukan penusukan terhadap korban. Melakukan penusukan itu dilakukan temannya dirinya hanya di ajak oleh kedua temannya belum ketangkap.
“Menusuk korban itu bukan saya, itu tugas teman saya yang belum ketangkap, saya pun hanya di ajak teman tidak tau sama kalau akan merapikan korban itu,”kilahnya.(Mell)





