SPPG Milik Polres Banyuasin Serap Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat

Lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (foto : yns)

GoSumsel – Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Banyuasin 1 yang berlokasi di Desa Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh, resmi mencapai progres 100 persen. Fasilitas ini menjadi salah satu program strategis Polres Banyuasin dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya pelajar di wilayah tersebut.

Kapolres Banyuasin yaitu AKBP Ruri Prastowo mengatakan bahwa di Desa Biyuku terdapat dua dapur SPPG, yakni dapur milik swasta dan dapur milik Polri. Untuk dapur SPPG milik Polres Banyuasin, seluruh pembangunan fisik telah tuntas dan kini memasuki tahap finishing.

“Alhamdulilah pembangunan sudah mencapai 100 persen. Saat ini tinggal pemasangan sejumlah sarana-prasarana termasuk instalasi gas, pendingin ruangan (AC), dan perlengkapan dapur lainnya. Untuk IPAL juga sudah diindent, tinggal pemasangan. Target kami pertengahan Desember 2025 dapur ini sudah bisa operasional,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (18/11/2025).

Kapolres menjelaskan salah satu dampak positif dari hadirnya dapur SPPG milik Polres Banyuasin adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa sebanyak ada 50 warga lokal yang akan menjadi tenaga kerja tetap di dapur tersebut.

“Mereka seluruhnya adalah warga asli sekitar. Para pegawai sudah mengikuti sertifikasi penjamah pangan, sementara koki juga telah memiliki sertifikat profesi. Dapur ini juga sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ucapnya.

SPPG Polri Banyuasin ini nantinya akan menyalurkan makanan bergizi untuk lebih dari 3.000 penerima manfaat. Program ini menjangkau berbagai tingkatan sekolah, yaitu mulai dari SMA 2 sekolah, SMP 3 sekolah, SD 14 sekolah.

“Dengan cakupan tersebut, dapur SPPG diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan kualitas gizi pelajar di Kecamatan Suak Tapeh dan sekitarnya.,” ujar Ruri.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pembangunan dapur SPPG dimulai sejak bulan Agustus 2025, dan berjalan dengan lancar hingga akhirnya tuntas pada pertengahan November.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Sebelum resmi beroperasi, kami akan mengadakan acara syukuran dengan pembacaan Yasin dan mengundang Bupati Banyuasin,” tutupnya.(yns)