Pelaku Pengrusakan CCTV di Jembatan Ampera Sempat Mengaku Gila, Ratu Dewa Imbau Jaga Fasilitas Publik

Petugas mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku pengerusakan (foto : yns)

GoSumsel – Upaya perusakan fasilitas publik terjadi di kawasan Jembatan Ampera, Palembang, Kamis (22/01/2026). Seorang pria kedapatan melempar batu ke arah kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di menara jembatan.

Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Palembang yaitu Ratu Dewa, yang saat itu tengah melintas bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang yaitu Adi Zahri, menuju kawasan Seberang Ulu. Mereka melihat seorang pria berkaos hitam melakukan tindakan mencurigakan dengan berulang kali melempar batu ke arah CCTV.

Mengetahui adanya aksi perusakan, Wali Kota beserta rombongan segera menghentikan kendaraan dan berupaya mengamankan pelaku. Pria tersebut sempat bersembunyi di balik tiang lampu sebelum akhirnya berhasil diamankan untuk dimintai keterangan singkat.

Dalam keterangannya, pria tersebut mengaku melakukan perbuatan tersebut dengan alasan yang tidak jelas dan bahkan menyebut dirinya mengalami gangguan kejiwaan. Namun, saat petugas tengah memeriksa kondisi CCTV, pelaku memanfaatkan kelengahan dan melarikan diri dari lokasi.

Kepala Dinas Kominfo Palembang yaitu Adi Zahri, membenarkan insiden tersebut. Ia menilai pelaku yang mengaku mengalami gangguan jiwa patut diragukan, mengingat pelaku menunjukkan respons sadar dengan melarikan diri saat situasi memungkinkan.

“Reaksinya menunjukkan kesadaran penuh. Ketika kami fokus mengecek kamera, dia justru kabur,” ujarnya.

Adi juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga unit CCTV di kawasan Jembatan Ampera yang mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut diduga berkaitan dengan kabel yang terputus, baik akibat perusakan maupun pencurian. Pihaknya masih melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan penyebab pastinya.

“Kami sedang menelusuri apakah ini murni kerusakan teknis atau ada unsur kesengajaan,” jelasnya.

Melalui peristiwa ini, Pemerintah Kota Palembang mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum. Keberadaan CCTV, menurut Adi, bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

“Fasilitas ini dibangun untuk kepentingan bersama. Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga dan segera melapor jika melihat tindakan perusakan,” tutupnya.(yns)