Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Peserta Rehabilitasi, Lapas Perempuan Palembang Gelar Penyuluhan HIV/AIDS

Warga binaan mendengarkan penyuluhan (foto : yns)

GoSumsel – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang pada pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 15 peserta rehabilitasi pemasyarakatan, Kamis (02/7/2026).

Penyuluhan menghadirkan Dokter Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, dr. Windy Kirani, sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, dr. Windy memberikan edukasi mengenai pengertian HIV dan AIDS, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat respons antusias dari para peserta.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan bagian integral dari program pembinaan dan rehabilitasi yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih sehat, berpengetahuan, dan siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Menurutnya, penyuluhan HIV/AIDS tidak hanya memberikan pemahaman mengenai upaya pencegahan penyakit, tetapi juga menanamkan pentingnya sikap peduli, tidak diskriminatif, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga penyuluhan ini, bisa bermanfaat bagi warga binaan,”ucapnya, Kamis (2/7/2026) malam

Sementara itu, dr. Windy Kirani menyampaikan bahwa pengetahuan yang benar mengenai HIV/AIDS menjadi kunci penting dalam mencegah penyebaran penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui penyuluhan ini, diharapkan para peserta rehabilitasi semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, mampu menerapkan pola hidup sehat, serta menjadi penyebar informasi yang benar mengenai HIV/AIDS ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

Program edukasi kesehatan seperti ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dalam menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.(yns)