GoSumsel – Kehadiran beras melalui kebijakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), disambut antusias masyarakat. Hal tersebut diungkapkan salah satu pemilik toko yang bermitra dengan Bulog.
“200 karung beras SPHP Bulog dalam waktu 1 sampai 2 jam habis dibeli masyarakat, artinya masyarakat membutuhkan beras tersebut,”ucap Diosi Arisandi owner toko SRC yang bermitra dengan Bulog, Senin (11/9).
Dengan demikian, dirinya berharap agar kiranya pihak Bulog, bisa menambah pasokan beras.
“Seminggu kami diberi jatah 1 ton, kalau bisa tolong ditambah. Karena melihat antusias masyarakat dengan kehadiran berasa SPHP ini,”ucap Pria yang akrab disapa Yosi kepada awak media di tokonya yang terletak di Jalan Sako Baru No 157 RT 03.
Dengan hadirnya beras SPHP ini, penjualan beras komersil, menjadi menurun. “Walaupun stok beras komersil banyak, namun persentase penjualannya turun 50 persen, karena masyarakat banyak memilih beras SPHP,”terangnya.
Untuk harga berasal SPHP sendiri, pihaknya membeli di bulog dengan harga Rp 49.750 per 5 kg atau Rp 9.950 per kg.
“Dianjurkan menjual seharga Rp 10.900 per kg atau Rp 54.500 per 5 kg,”jelasnya.
“Jadi harapan kami, bulog dapat menambah kuota atau jatah menjadi 2 ton per Minggu,”tandasnya.(gS2)













