GoSumsel – M Yusuf Malaya mengharapkan Himpunan Sanak Broyot Epil (HSBE) bisa menjadi wadah silaturahmi, untuk warga Epil, terutama yang ada di perantauan. Hal ini disampaikannya usai dikukuhkan menjadi Ketua umum HSBE periode 2026 – 2031, di hotel Swarna Dwipa Palembang, (32/10/2026).
Tidak hanya itu, Pria kelahiran 1968 mengharapkan dengan adanya Himpunan ini, semua warga Epil, terutama yang ada di Palembang ini, bisa saling mengenal satu sama lainya.
“Jadikan ini sebagai wadah, wadah bersilahturahmi, wadah saling bantu membantu apabila ada suatu masalah,” ungkapnya.
Dikesempatan itu juga, pria yang menjabat Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan ini, memberikan satu unit mobil ambulance, yang bisa dipergunakan untuk warga Epil.
“Ini bentuk komitmen saya untuk warga Epil dan masyarakat, gunakanlah mobil ini untuk keperluan dan aksi – aksi sosial,’ucapnya, disaksikan tamu undangan diantaranya, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainuddin, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Pendiri PMPB H Syahrial Oesman, Ketua IKA Muba Drs H Apriyadi, dan anggota DPRD Palembang dan Muba serta tamu undangan lainnya.

Sementara, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendorong Himpunan Sanak Broyot Epil (HSBE) tidak hanya menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Kota Palembang.
Menurut Ratu Dewa, keberadaan HSBE diharapkan mampu memperkuat ikatan kekeluargaan dan kebersamaan antar anggota.
Organisasi tersebut juga diharapkan memberikan manfaat nyata dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, sosial, budaya, hingga bidang lainnya.
Ia juga berharap HSBE dapat mengambil bagian dalam pembangunan daerah serta berkontribusi terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan di Kota Palembang.

Selain itu, Ratu Dewa secara khusus menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga dan memahami sejarah serta identitas organisasi.
Menurutnya, hubungan historis antara Palembang dan Epil memiliki perjalanan panjang, termasuk keterkaitan pada masa Karesidenan dan era Kesultanan Palembang Darussalam.
Karena itu, ia berharap momentum pengukuhan pengurus HSBE periode 2026–2031 dapat menjadi awal untuk memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai sejarah, sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat dan pembangunan Kota Palembang.
Acara semangatnya seru, ketika tamu undangan mengikuti pengundian doorprize 3 umrah dan 90 buah logam mulia. (Epen Permata).













