GoSumsel – Komitmen dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus diperkuat oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office Palembang. Hingga 26 Maret 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 2,34 triliun, dengan total penerima manfaat sebanyak 37.320 pelaku usaha.
Pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor-sektor produktif yang berperan penting dalam menopang perekonomian daerah, seperti pertanian, perdagangan, industri pengolahan, serta jasa. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas skala usaha para pelaku UMKM.
Dari sisi komposisi, penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi yang menyumbang 38,4 persen dari total kredit yang disalurkan. Hal ini mencerminkan arah kebijakan pembiayaan yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah dan penguatan struktur ekonomi lokal.
Tak hanya menyediakan akses permodalan, BRI juga aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan guna meningkatkan kemampuan manajerial dan daya saing pelaku UMKM. Pendekatan ini bertujuan agar usaha yang dijalankan tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
Regional CEO BRI Region 4 Palembang, Luthfi Iskandar, menyampaikan bahwa penyaluran KUR menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis kerakyatan.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan yang disertai dengan pendampingan usaha diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta membuka lebih banyak lapangan kerja.
Ke depan, BRI Regional Office Palembang akan terus memperluas jangkauan penyaluran KUR dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(yns)












