Gubernur Sumsel : Harus Ada Filter untuk Admin Instagram, Jangan Seolah Jadi Wartawan

Gubernur Sumsel, memberikan pengarahan dalam dialog peringatan HPN yang sempat tertunda, Kamis (6/8) di Griya Agung

GoSumsel – Meskipun sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, tetap melaksanakan Hari Pers Nasional (HPN) dengan bertanjuk dialog, untuk membangkitkan semangat rakyat di tengah pandemi.

Sekedar informasi HPN 2020, seyogianya dilaksanakan bulan April di Lubuk Linggau, karena pandemi, maka dilakukan penundaan.

Menurut Herman Deru dalam dialog, Organisasi PWI merupakan organisasi tertua di Indonesia, dan merupakan wadah menangungi wartawan. Untuk itulah dirinya, mengharapkan kepada PWI melakukan pengembangan awak media, melalui pelatihan.

Sehingga lanjut Mantan Bupati OKU Timur ini, berita – berita yang disajikan, dapat berimbang dan terpacaya.

“Sekarang ini lewat instagram orang sudah bisa menjadi wartawan. Min.. Min lihat min, dan tidak ada filternya, jangan seolah jadi wartawan,”ucap Herman Deru.

Sedangkan selain berfungsi wartawan, harus menyampaikan informasi yang berimbang dan mengedukasi, apalagi ditengah pandemi sekarang ini.

“Saya juga minta, jangan ada lagi dalam berita itu ada kata – kata Diduga, karena menurut saya itu tidak konferhenshif, yang belum jelas kebenaranya,”jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan menerima penghargaan “Gubernur Peduli Pers”dari Pengurus PWI Sumsel.

“Seyogianya HPN kita laksanakan di Lubuk Linggau, tapi karena pandemi, maka kita buat acara dialog seperti ini,”terang Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar.

“Saya atas nama pengurus, mengucapkan terimakasih kepada Pak Gub, atas bantuan mobil operasional untuk PWI Sumsel,”ucapnya lebih lanjut.

Turut hadir dalam acara dialog tersebut, Ketua PWI Pusat H. Atal S Depari, Ketua Dewan Pers H. Muhammad Nuh, Ketua DPRD Sumsel, dan Ketua PWI Kabupaten – Kota se-Sumsel.(gS2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *